Joman Geruduk Dewan Pers, Tak Terima Jokowi Digambar Seperti Pinokio

Suara.com Dipublikasikan 07.49, 16/09/2019 • Pebriansyah Ariefana
Karikatur Jokowi di Majalah Tempo.
Karikatur Jokowi di Majalah Tempo.

Suara.com - Sampul atau cover majalah Tempo edisi 16-22 September dipermasalahkan oleh pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Relawan yang tergabung dalam Jokowi Mania (Joman) sampai mendatangi kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pantauan suara.com di lokasi, beberapa anggota Joman mendatangi kantor Dewan Pers sekitar pukul 13.30 WIB. Sebelum masuk untuk melapor, mereka sempat melakukan aksi di pintu depan.

Relawan yang tergabung dalam Jokowi Mania (Joman) sampai mendatangi kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

 

Aksi berlangsung singkat, hanya beberapa anggota Joman yang melakukan aksi tersebut. Relawan Joman membawa beberapa poster cover Jokowi yang dipermasalahkan dan beberapa spanduk tulisan sindiran soal kode etik jurnalistik.

"Kami ingin Tempo mengklarifikasi cover yang meghina Joko Widodo," kata salah satu orator di lokasi, Senin (16/9/2019).

Tak lama, relawan Joman ini memasuki gedung Dewan Pers, Ketua Joman, Immanuel Ebennezer mengatakan majalah Tempo telah menghina Jokowi sebagai simbol negara. Menurutnya melalui cover tersebut, Tempo telah melanggar kode etik jurnalistik.

Relawan yang tergabung dalam Jokowi Mania (Joman) sampai mendatangi kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

 

"Gambar pinokio itu penghinaan terhadap simbol negara," kata Immanuel.

Dewan pers menerima perwakilan Joman untuk bertemu dengan komisionernya. Pertemuan berlangsung tertutup dan berlangsung sampai pukul 14.00 WIB.

Artikel Asli