Jika Harus Karantina Lagi, Bruno Fernandes Ingin Serumah dengan Juan Mata

kumparan Dipublikasikan 09.04, 25/05 • kumparanBOLA
Bruno Fernandes. Foto: REUTERS/Andrew Yates

Berbahagialah Manchester United karena diperkuat oleh Bruno Fernandes. Namun, Fernandes juga bisa berbahagia karena Juan Mata menjadi rekan satu timnya.

United sudah memasuki hari-hari latihan pasca-penangguhan kompetisi dan aktivitas sepak bola di Inggris akibat pandemi COVID-19. Sebenarnya penangguhan di ranah sepak bola tidak menjadi satu-satunya kenyataan yang ditelan Fernandes dan segenap personel United.

Physical distancing (penjarakan fisik) mesti diterapkan dengan begitu disiplin demi memutus penyebaran virus corona. Akibatnya, Fernandes harus menahan diri dengan beraktivitas di rumah selama tak kurang dari dua bulan.

Pemain Manchester United, Juan Mata (kiri) merayakan golnya. Foto: Reuters

Bicara soal isolasi mandiri, Fernandes punya jawaban ketika ditanya siapa--di antara seluruh personel United--yang dipilihnya sebagai kawan serumah.

Ternyata pilihan Fernandes tidak melulu berdasarkan performa di lapangan. Tentu saja. 'Kan di rumah juga tidak bisa bertanding.

"Saya akan memilih Juan (Mata). Kalau diisolasi dengan Juan, saya bisa mendengar chant saya sepanjang hari, setiap hari! Dia selalu menyanyikannya buat saya!" tutur Fernandes, dikutip dari laman resmi Manchester United.

"Juan adalah orang yang selalu mencurahkan seluruh hatinya dalam sebuah lagu atauchant. Jadi, rasanya menyenangkan jika dia menyanyikannya untuk saya," lanjut Fernandes.

"Biasanya saya tiba di tempat latihan sebelum dia. Lalu ia datang di waktu sarapan, mengulurkan tangan, menyanyikan Bruno, Bruno, Bruno!"

"Bruno, Bruno, Bruno! Came from Sporting like Cristiano. He goes left he goes right, makes defenceslook s***e. He’s our Portuguesemagnifico," ya, seperti itulah lirik chant untuk Fernandes.

Pemain asal Portugal ini angkat kaki ke Manchester United pada bursa transfer Januari 2020. Performanya langsung berimpak pada permainan United. Mulai dari rekan setim, pundit, hingga legenda menyebut Fernandes berhasil memberikan nyawa baru bagi 'Iblis Merah'.

Keberadaan Fernandes membawa United menjadi pemuncak jumlah umpan kunci (11) dan umpan ke kotak penalti lawan (48) di Premier League sejak 1 Februari 2020 sampai kompetisi ditangguhkan.

Bruno Fernandes di laga Club Brugge vs Manchester United. Foto: Reuters/Jason Cairnduff TPX IMAGES OF THE DAY

Statistik itu mengisyaratkan bahwa Fernandes bukan pemain yang asal tendang dan mengoper. Ia merupakan pemain cerdas yang bisa merancang permainan tim.

'Iblis Merah' bahkan tak tersentuh kekalahan saat Fernandes tampil dalam sembilan laga di semua kompetisi. United menang enam kali dan imbang tiga kali.

Well, tak berlebihan jikachant itu lahir. Pertanyaannya tentu bisa atau tidaknya ia mempertahankan performa seperti itu, kan?

Ngomong-ngomong soal lockdown lagi, Fernandes ternyata dapat memetik sejumlah momen menyenangkan selama harus beraktivitas di rumah. Fase ini dipakainya untuk mencurahkan perhatian dan banyak waktu kepada anak perempuannya yang masih bayi.

Foto: Reuters/Lucy Nicholson

"Persoalan fisik lebih mudah daripada mental. Selama kamu mengikuti program kepelatihan, kamu akan baik-baik saja," ujar Fernandes.

"Untungnya, kondisi mental saya selama physical distancing juga baik-baik saja karena saya tinggal bersama keluarga. Saya bisa menghabiskan banyak waktu dengan mereka. Saya memiliki bayi sehingga saya bisa memberikan perhatian lebih untuknya," tutur Fernandes.

====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!

Ayo, ikutan Home of Premier Leaguedan menangi 1 unit smartTV dan 2 jersi original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

Artikel Asli