Jika Gagal ke Liga Champions, MU Siap-siap Kena Penalti dari Adidas

Bolalob Diupdate 04.55, 14/07/2020 • Dipublikasikan 09.00, 14/07/2020 • Robert

Manchester United melewatkan peluang untuk naik ke posisi tiga besar semalam, usai bermain imbang 2-2 dengan Southampton di Liga Premier Inggris.

Dengan banding Manchester City atas sanksi larangan bermain di Liga Champions dikabulkan, maka hanya empat besar di Liga Premier yang berhak tampil di kompetisi utama Eropa itu musim depan.'

Juara Liga Premier musim ini Liverpool dan City sudah mengamakan dua tiket. Sementara dua tiket tersisa masih bisa diperebutkan oleh empat tim, yakni Chelsea, Leicester, United dan Wolverhampton.

Jika United gagal ke Liga Champions musim depan mereka akan dihadapakan oleh kerugian dalam pendapatan mereka, termasuk dari Adidas.

Penghasilan Setan Merah untuk tahun fiskal yang berakhir 30 Juni 2019 naik 6,3 persen dari tahun sebelumnya dengan nilai mencap 627,1 juta pound!Pada 2015, United menandatangani kontrak 10 tahun dengan Adidas yang bernilai 75 juta pound per musim.

Tetapi jika mereka gagal memenuhi syarat untuk ke Liga Champions di dua musim berturut-turut, klausa penalti akan aktif dan nilai kontrak dengan Adidas akan turun 31 persen.

Selain sponsor, ada faktor keuangan lain mengapa tampil di kompetisi elit Eropa sangat penting bagi klub, termasuk kemampuan untuk sepenuhnya memanfaatkan sistem distribusi pendapatan siaran UEFA.

Jadi, sementara United tetap menjadi salah satu klub terkaya di sepakbola dunia, nomor dua setelah Real Madrid, segalanya harus membaik di lapangan jika mereka ingin mempertahankan status itu.