Jerinx Tak Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum: Kami Minta Pemeriksaan Ditunda

iNews.id Dipublikasikan 02.44, 05/08 • Bagus Alit
Jerinx SID (dok iNews.id)
Jerinx SID (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id - I Gede Ari Astina yang akrab disapa Jerinx tak memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Bali terkait laporan pencemaran nama baik oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Jerinx beralasan ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan dan minta pemeriksaan ditunda.

"Panggilan pemeriksaan itu pas sekali dengan agenda Jerinx yang tak bisa ditinggalkan, sehingga kami menghadap ke penyidik Polda Bali menyampaikan lisan untuk mohon penundaan pemeriksaan," ujar kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana di Denpasar, Rabu (5/8/2020).

Dia mengatakan, panggilan pemeriksaan Jerinx baru datang tiga hari sebelum jadwal pemeriksaan 3 Agustus 2020. Sedangkan drummer Superman Is Dead (SID) itu sudah memiliki agenda terkait pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan karena terkait kontrak yang sudah ditandatangani.

"Ada kerjaan yang sudah jauh-jauh hari dan dia tidak bisa reschedule karena sudah kontrak," ujarnya.

Namun Gendo tidak menjelaskan apakah Jerinx bersedia memenuhi panggilan Polda Bali pada Kamis, 6 Agustus 2020 besok.

Sebagai kuasa hukum, Gendo hanya menyampaikan dirinya mewakili Jerinx telah menemui penyidik Polda Bali untuk meminta penundaan pemeriksaan kliennya.

"Dia (Jerinx) baik-baik saja, dan siap mengikuti proses hukum," tuturnya.

Sebelumnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaporkan Jerinx ke Polda Bali terkait pencemaran nama baik karena menyebut dokter sebagai kacung WHO dalam unggahan di media sosial.

"Benar ada laporan dari IDI," kata Direskrimsus Polda Bali, Kombes Yuliar Nugroho di Denpasar, Selasa (4/8/2020).

Dia menjelaskan, IDI melaporkan Jerinx ke Polda Bali atas dugaan pencemaran nama baik terhadap dokter yang dilakukan dalam salah satu unggahan di media sosial. Unggahan tersebut disertakan IDI dalam laporan ke polisi.

"Dasar pengaduan dari IDI terkait postingan Jerinx yang menyebut kacung WHO. Kemudian ada beberapa hal yang menurut IDI akan menimbulkan kebencian dan ketidakpuasan masyarakat terhadap dokter," tuturnya.

Dalam pengaduan ini, polisi telah meminta keterangan beberapa pihak, termasuk IDI sebagai pelapor dan ahli bahasa serta ahli IT.

"Tinggal Jerinx saja yang belum," tuturnya.

Artikel Asli