Jerinx SID: Saya Minta Maaf kepada Kawan-kawan IDI, sebagai Bentuk Empati

Merdeka.com Dipublikasikan 05.01, 06/08

                Jerinx Datangi Polda Bali. ©2020 Merdeka.com/Moh Khadafi
Menurut Jerinx, bahwa dirinya hanya murni mengkritik IDI bukan tujuan personal dengan rasa kebencian.

Drummer Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx meminta maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dia mengaku, permintaan maaf itu sebagai bentuk empati kepada IDI dan tidak ada tujuan kebencian kepada IDI.

"Tapi, saya benar memang minta maaf sebagai bentuk empati saya kepada kawan-kawan IDI. Karena, saya ingin menegaskan sekali lagi saya tidak mempunyai kebencian, saya tidak punya niat menghancurkan atau menyakiti perasaan kawan-kawan di IDI," ujarnya di Mapolda Bali, Kamis (6/8).

Menurut Jerinx, bahwa dirinya hanya murni mengkritik IDI bukan tujuan personal dengan rasa kebencian.

"Jadi, ini 100 persen sebuah kritikan. Sekali lagi, saya klarifikasi permintaan maaf saya itu sebagai bentuk empati," katanya.

"Jadi, untuk menegaskan kepada kawan-kawan IDI, bahwa saya itu tidak ada tujuan personal. Saya tidak punya tujuan personal terhadap IDI. Ini 100 persen kritikan. Jadi, tolong jangan ditanggapi dengan perasaan," ujar Jerinx.

Sensasi

Jerinx menegaskan selama ini dalam melakukan kritik ditinggalkan sponsor dan juga tak sedikit dimusuhi banyak orang.

"Menanggapi sensasi itu. Justru saya ditinggal oleh ada sponsor yang meninggalkan saya. Dan dimusuhi orang sudah pasti, dan dimusuhi beberapa kawan dan ada juga diluar lingkaran kawan," kata Jerinx, di Mapolda Bali, Kamis (6/8).

"Jadi, kalau dibilang cari sensasi tapi hasilnya ditinggal oleh sponsor, dijauhi oleh orang apa gunanya," ujar Jerinx.

Seperti yang diberitakan, Drummer Superman Is Dead bernama I Gede Ari Astina atau lebih dikenal Jerinx dilaporkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali ke Mapolda Bali.

Laporan tersebut, terkait dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang diunggah dalam akun instagram milik Jerinx.

"Iya, betul ada laporan dari IDI. Jadi, yang dilaporkan terkait dengan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, melalui medsos di akun instagramnya dia," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi saat dihubungi, Selasa (4/8).

Artikel Asli