Jenis Kelamin saat Lahir Berbeda dengan USG, Kok Bisa?

Orami Magazine Dipublikasikan 07.39, 27/03/2019 • Orami Editor
usg jenis kelamin

Salah satu momen kehamilan yang kerap ditunggu adalah mengetahui jenis kelamin janin. Banyak Moms yang selalu menanyakan jenis kelamin pada saat pemeriksaan kandungan. Meski ada pula Moms yang kerap tidak penasaran dan membiarkan hal tersebut menjadi kejutan.

Mengetahui jenis kelamin janin jadi penting untuk menyiapkan pakaian dan perlengkapan bayi lainnya yang disesuaikan dengan jenis kelamin. Masa ini menjadi masa yang membahagiakan bukan? Meski perkiraan jenis kelamin akurat jika dilakukan dengan USG, ada kalanya bisa salah.

DIkutip dari Verywellfamily.com, kesalahan jarang terjadi, tetapi itu memang terjadi. Sebuah studi menemukan bahwa dalam 1 dari 100 kasus, jenis kelaminnya salah diidentifikasi ketika USG 14 minggu terakhir.

Studi lain telah menemukan terjadinya kesalahan bahkan kurang dari 1 persen. USG pada trimester awal lebih cenderung mengarah pada identifikasi jenis kelamin yang keliru.

Teknisi ultrasound dapat dengan sukses dan akurat menentukan jenis kelamin bayi hanya tiga dari empat kali selama 12 minggu pertama kehamilan.

Mungkin Moms pernah mendengar bahwa ada kasus ketika melakukan pemeriksaan USG hasilnya adalah perempuan. Tetapi saat lahir justru laki-laki.

Kesalahan ini ternyata bisa saja terjadi loh, Moms. Untuk bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai jenis kelamin, Moms harus menunggu hingga usia kehamilan 20 minggu.

Pada waktu ini Moms akan mendapatkan hasil yang akurat hingga tingkat akurasi sekitar 95 persen. Jika Moms mendapatkan perkiraan di sebelum usia kehamilan tersebut memang bisa jadi berubah karena anatomi kelamin yang belum sempurna.

Jadi, jangan biarkan Moms untuk mendapatkan hasil yang salah atau tidak akurat karena anatomi kelamin belum terbentuk dengan sempurna. Tentu saja untuk mendapatkan gambaran kelamin yang harus dilakukan adalah melihat anatomi kelamin.

Cara Melihat Jenis Kelamin

kesalahan jenis kelamin saat usg

foto: Parents.com

USG merupakan cara yang akurat. Lalu, apa yang dilihat oleh dokter saat pemeriksaan USG? Anatomi kelamin tentu saja menjadi kuncinya.

Anatomi kelamin perempuan dan laki-laki tentu saja adalah hal yang berbeda. Jenis kelamin perempuan biasanya tidak memiliki tonjolan tulang. Penonjolan ini biasanya cikal bakal menjadi seperti alat kelamin penis.

Sementara perempuan memiliki bentuk kelamin seperti bibir. Dengan kata lain, vagina muncul dimulai dengan bentuk bibir tersebut.

Maka bisa dibilang pemeriksaan jenis kelamin USG cenderung subjektif karena mengandalkan akurasi dari dokter yang melihat jenis kelamin janin.

Penyebab Jenis Kelamin Berubah

kesalahan jenis kelamin saat usg

foto: Verywell Family

Perbedaan antara jenis kelamin USG dan jenis kelamin aslinya semata-mata bukan karena kesalahan Moms atau masalah pada janin.

Sebab, penilaian objektif sangat memungkinkan dokter melakukan kesalahan dalam melihat jenis kelamin janin. Posisi janin menjadi penyebab yang paling umum mengapa jenis kelamin bisa berubah.

Saat di USG, posisi janin bisa saja sedang dalam posisi yang sulit atau tak terdeteksi sehingga dokter juga sulit untuk melihat dari bentuk kelamin janin tersebut.

Dokter tidak bisa memprediksi jenis kelamin dari posisi atau dari bentuk janin. Harus melihat anatomi dari alat kelamin janin baru dokter bisa menentukan apakah janin berjenis kelamin perempuan ataupun laki-laki.

Ada pula mitos yang beredar bahwa jenis kelamin bisa dilihat hanya dengan bentuk perut Moms. Hal tersebut tidak tepat.

Bentuk perut yang melebar atau seperti lancip sekalipun disebabkan oleh posisi janin, kondisi otot perut Moms dan juga postur tubuh. Jadi, Moms juga tidak bisa menebak jenis kelamin janin hanya melalui bentuk perut.

Faktor lainnya yang mungkin terjadi adalah area kelamin yang tertutup oleh tali pusat. Tentu saja dokter akan sulit melihat anatominya tadi.

Kondisi janin yang tidak terlihat jelas membuat dokter mungkin melihat bagian lain seperti kelamin misalnya tulang ekor yang kerap terlihat seperti penis. Kondisi ini sangat memungkinkan jenis kelamin berubah.

Apakah Moms pernah mengalami jenis kelamin berubah saat di USG? Share yuk pengalaman Moms!

(GSA)

Artikel Asli