Jengkel, Joko Anwar Serukan Tagar Bubarkan KPI

Tabloidbintang.com Dipublikasikan 01.00, 17/09/2019 • Ari Kurniawan
Jengkel, Joko Anwar Serukan Tagar Bubarkan KPI
Joko Anwar. (Seno/tabloidbintang.com)

Sutradara Joko Anwar terang-terangan mengungkapkan kekesalannya pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), yang menegur 14 program siaran. Dari 14 program tersebut, terdapat kartun Spongebob Squarepants Movie dan promo film Gundala.

Joko Anwar yang merupakan sutradara flm Gundala keheranan, karena KPI mempermasalahkan salah satu kata dalam dialog filmnya. 

"Promo Gundala kena sanksi KPI Pusat karena ada dialog bilang 'bangsat'. Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia," tulis Joko Anwar, seraya menampilkan tangkapan layar yang menjelaskan arti kata 'bangsat' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat

— Joko Anwar (@jokoanwar) September 16, 2019

Menurut KBBI, 'bangsat' memiliki beberapa arti berbeda. Selain kutu busuk atau kepinding, bangsat juga berarti orang yang bertabiat jahat. Kata yang sama juga bisa berarti gembel atau miskin.

Tak main-main, dalam rangkaian kicauannya di Twitter, Joko menyerukan tagar #BubarkanKPI.

"Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat," cuit Joko Anwar. 

(ari)

Artikel Asli