Jenazah Ciputra Akan Disemayamkan Seminggu di Artpreneur Ciputra World

kumparan Dipublikasikan 13.06, 27/11/2019 • Kelik Wahyu Nugroho
Ir Ciputra. Foto: Instagram/ @ciputra.group

Jenazah pengusaha properti Ciputra diterbangkan ke Jakarta dari Singapura, Rabu sore (27/11). Jenazah Ciputra diperkirakan akan sampai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 21.00 WIB malam.

Pantauan kumparan, rumah duka Ciputra di Jalan Bukit Golf Utama Pondok Indah, Jakarta Selatan, dipadati karangan bunga. Puluhan karangan bunga berjejer mulai jalan masuk hingga memasuki rumah duka.

Sejumlah karangan bunga di rumah duka Ciputra di kawasan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Rabu (27/11). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Tampak juga karangan bunga dari Presiden Jokowi hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun suasana di rumah duka ini tampak sepi, tak terlihat orang-orang yang datang untuk melayat.

Sejumlah karangan bunga di rumah duka Ciputra di kawasan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Rabu (27/11). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Kepala Sekuriti Kantor Pusat Ciputra, Sudirman, mengatakan, jenazah pengusaha tersebut memang tak dibawa ke rumah duka di Pondok Indah.

“Di sini emang enggak ada persiapan. Hanya bunga-bunga yang sudah kadung ngeliat, padahal disemayamkan di Ciputra Artpreneur Jakarta,” ujar Sudirman saat ditemui di rumah duka, Rabu (27/11) malam.

Suasana rumah duka Ciputra di kawasan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Rabu (27/11). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Menurut Sudirman, jenazah Ciputra akan disemayamkan di Ciputra World 1, Kuningan, Jakarta Selatan, selama seminggu. Sementara, pemakaman akan dilakukan pada Kamis (5/12) mendatang di pemakaman keluarga di Cileungsi.

“Jenazah sudah di pesawat betul, langsung dibawa ke Artpreneur Ciputra World 1. Rencananya jenazah dibawa untuk dimakamkan kira-kira tanggal 5 Desember di Cileungsi, kalau infonya di Citra Indah, di makam keluarga," pungkasnya.

Ir Ciputra. Foto: Instagram/@ciputra.group

Founder Ciputra Group itu meninggal pada usia 88 tahun di Singapura pada Rabu (27/11) sekitar pukul 01.05 waktu setempat. Pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931 itu, adalah seorang insinyur dan pengusaha di Indonesia. Ia terkenal sebagai pengusaha properti yang terkemuka.

Kelompok bisnis yang pernah dikelola dan dibesarkannya, kebanyakan di sektor properti. Seperti Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Selain itu ia juga dikenal sebagai seorang filantropis, dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra.

Artikel Asli