Jawa Barat Kelebihan Siswa, Lulusan SMP dan SMA Negeri Susah Lanjutkan Sekolah

hai-online.com Dipublikasikan 07.27, 25/04/2019 • Bayu Galih Permana
Situasi setelah siswa laksanakan UNBK

HAI-Online.com - Bukan sebuah rahasia lagi, bisa melanjutkan studi ke SMA Negeri merupakan impian bagi sebagian besar orang, termasuk pelajar kelas 3 SMP di Jawa Barat yang sebentar lagi bakal merayakan kelulusan mereka.

Namun sayang, dari sekitar 774 ribu lulusan SMP di Jabar pada tahun ajaran ini, ternyata hanya 34 persen saja (kurang lebih 263 ribu) yang bisa ditampung oleh SMA-SMA Negeri yang ada di Jawa Barat.

Seperti yang dilansir HAI dari Kompas.com, kepastian tersebut diungkapkan oleh Dewi Sartika selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat setelah melaksanakan rapat pleno terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Selasa (23/4).

"Masalah yang dipetakan salah satunya adalah distribusi. Artinya jumlah yang akan lulus dari SMP ini 774 ribu. Kita hanya bisa menampung 34 persen. Berarti sekian persen tentu nggak akan bisa diterima di SMA (negeri)," kata Dewi.

Lebih lanjut, Dewi sendiri menyarankan supaya orang tua siswa bisa mencari alternatif sekolah swasta, mengingat adanya ketidakseimbangan antara jumlah SMA Negeri dan SMP yang ada di provinsi Jawa Barat.

"Sebagian masyarakat ini memang mau ke negeri tapi sekolah swasta juga ini kan banyak yang sudah bagus. Swasta juga menuju baik," terangnya.

Sementara itu, dalam PPDB tahun ini, Dewi juga memastikan bahwa pihaknya tetap menggunakan sistem zonasi, sesuai surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kemdagri, serta Permendikbud nomor 51 Tahun 2018.

"Jadi kita tetap memakai jalur zonasi ini 90 persen, 5 persen prestasi dan 5 persen perpindahan. Kita sudah ada poin-poinnya, tapi masih menunggu Pergub. Akan kita selesaikan untuk Pergub dan petunjuk teknisnya, jadi besok bisa clear," tutupnya.

Gimana nih temen-temen di Jawa Barat, udah ada persiapan SMA Swasta belum buat cadangan? (*)

Artikel Asli