Jangan Lakukan Hal ini Setelah Mengganti Ban Baru

Suara.com Dipublikasikan 13.12, 21/10/2019 • Angga Roni Priambodo
Ban Motor. (Suara.com/Manuel Jeghesta)
Ban Motor. (Suara.com/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Bagi para pengguna kendaraan yang rutin mengendarai tunggangan kesayangannya setiap hari, ada baiknya untuk memperhatikan kondisi karet bundar alias ban kendaraan.

Jika permukaan ban sudah halus, sebaiknya cepat diganti agar tidak licin. Licinnya ban kendaraan tentu dapat membahayakan.

Namun, setelah mengganti ban dengan ban yang baru, harap hati-hati. Dilansir dari media Ride Apart (21/10/2019), tak cuma ban halus, ban baru yang barusan dibeli pun juga licin.

Hal ini disebabkan oleh lapisan lilin yang terdapat di permukaan ban baru. Bukan lilin biasa, pasalnya permukaan ban baru terdapat berbagai bahan kimia yang sengaja diberikan untuk menjaga kondisi ban agar tetap bagus selama masa penyimpanan.

SIlustrasi Ban. (BikeSocial)

Tanpa lapisan ini, ban yang disimpan terlalu lama akan membuat karet menjadi getas. Getasnya karet ban ini tentu membuat ban menjadi licin, walaupun kondisi ban masih baru dan alurnya masih belum halus.

Oleh karena itu, sebaiknya setelah mengganti ban baru para pengguna kendaraan lebih baik memacu kendaraannya secara pelan-pelan.

Setelah melewati jarak tertentu, biasanya lapisan khusus yang ada dipermukaan ban ini akan otomatis terkelupas.

Jika ingin lebih cepat, pengamplasan pada ban baru juga bisa dilakukan. Namun jangan sembarangan, gunakan amplas yang tidak terlalu kasar.

Pasalnya pengamplasan ban menggunakan amplas yang kasar akan merusak permukaan ban, membuat usia penggunaan ban makin singkat.

Artikel Asli