Jangan Ketipu! Kenali Filter Oli Mesin Palsu yang Dijual di Pasaran

Gridoto Dipublikasikan 14.00, 18/09/2019 • Ryan Fasha
Waspada filter oli palsu

 

GridOto.com - Karena merupakan komponen yang sering diganti alias fast moving, filter oli mesin tergolong komponen yang banyak dipalsukan.

Filter oli yang palsu banyak beredar di pasaran dan pastinya bila digunakan sangat merugikan bagi mesin.

Celakanya, filter oli palsu di pasaran banyak menggunakan label filter oli asli pabrikan.

Bagaimana mengetahui filter oli tersebut asli atau palsu?

Hal ini langsung GridOto.com tanyakan ke Triyono selaku pemilik bengkel Family Auto Service spesialis perbaikan mobil Nissan.

()

Dirinya menyebutkan bahwa untuk membedakan filter oli asli dengan yang palsu harus teliti.

"Filter oli yang palsu biasanya di pasaran memiliki ciri-ciri khusus yang bikin beda dengan filter oli asli, dari warna filter oli pun biasanya lebih terang dibanding dengan filter oli asli," ucap Triyono yang bengkelnya berada di Jl. I Gusti Ngurah Rai No.89A, Bintara 14, Bekasi.

Umumnya, filter oli berwarna hitam dan filter oli palsu warna hitamnya lebih terang dibanding dengan filter oli mesin asli.

Selain itu, tulisan di badan filter oli biasanya lebih pudar dibandingkan dengan filter oli asli.

Fisik lainnya yang bisa menjadi pembeda antara filter oli asli dengan yang palsu adalah finishing filter oli yang tidak serapi fiter oli asli.

()

Karet seal O ring filter oli palsu pun tidak sebaik filter oli asli.

Bila dikencangkan maka karet seal O ring ini akan tergencet dan keluar dari nat.

Ini membuat oli bisa bocor keluar karena tidak rapat.

Soal harga, umumnya filter oli palsu dijual dengan harga yang murah, tapi kini terkadang dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding filter oli asli.

Ini untuk mengelabuhi pembeli seolah-olah filter oli tersebut asli.

Namun tetap saja, secara fisik tidak bisa sama 100% dengan fiter oli asli.

"Filter oli palsu daya penyaringannya berbeda dengan filter oli asli, jadi bila digunakan dalam waktu yang cukup lama bisa merusak mesin," sebut Didi Ahadi. Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM).

 

Artikel Asli