Jalan ke Istana Merdeka ditutup, Mau Ada Demo

Suara.com Dipublikasikan 03.49, 14/10/2019 • Pebriansyah Ariefana
Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]
Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Lalu lintas di sekitar Monas khususnya Jalan Merdeka Utara depan Istana Negara hingga Jalan Merdeka Barat ditutup. Jalan ini akses menuju Istana Kepresidenan Jakarta.

Kanit Lantas Polsek Gambir Kompol I Ketut Kawi mengatakan penutupan dilakukan terkait adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok massa.

"Iya sudah mulai dilakukan penumpang terkait adanya rencana aksi massa," kata Kawi saat ditemui di depan Istana Jakarta, Senin (14/10/2019).

Penutupan arus lalu lintas diberlakukan di sejumlah jalan seperti di Jalan Merdeka Utara dari arah Pertamina menuju Istana Kepresidenan Jakarta. Penutupan berikutnya dari Harmoni arah Jalan Majapahit. Selanjutnya Jalan Merdeka Utara menuju Jalan Merdeka Barat arah Patung Kuda.

"Jalan Veteran satu, dua dan tiga juga ditutup," katanya.

Penutupan dilakukan dengan menggunakan water barrier akan berlangsung secara situasional sampai situasi memungkinkan.
Adanya penutupan sejumlah ruas jalan seputar Istana dan Monas, Kawi menyarankan agar masyarakat melewati ruas jalan yang dialihkan seperti ke arah Istiqlal, dari Merdeka ke Veteran lurus ke Harmoni.

"Warga melintas ke Merdeka Utara dari Merdeka Timur diarahkan lewat Istiqlal, dan dari Merdeka ke Veteran arah Harmoni lurus, dari arah Kota belokkan ke kiri Juanda," kata Kawi.

Sebelum penutupan lalu lintas di lakukan, sejumlah anggota Polri dan TNI sudah melakukan apel gabungan di Monas.

Pemimpin apel mengarahkan anggota dalam apel pasukan tersebut agar tidak menyepelekan informasi dan kondisi apapun.

"Jangan underestimate masing-masing anggota siaga pengamanan pada aksi unras semoga berjalan damai," ujar pimpinan apel dari pengeras suara.

Sementara itu, Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menuntup jalan menunju arah Gedung DPR RI sejak Senin pagi. Penutupan jalan tersebut guna mengantisipasi aksi unjuk rasa oleh sejumlah massa.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir menyebut, penutupan dilakukan sejak pukul 05.00 WIB. Hanya, penutupan tidak dilakukan di jalur TransJakarta.

"Iya, benar sudah dilakukan penutupan sejak pukul 05.00 pagi tadi, namun untuk jalur Bus TransJakarta masih dibuka," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).

Sejumlah arus lalu lintas telah disiapkan oleh pihak kepolisian. Sebanyak 315 personel juga disiagakan untuk mengatur lalu lintas.

"Kita libatkan 315 personel polisi lalu lintas (polantas) untuk penjagaan disekitar lokasi penutupan," ucapnya.

Berikut pengalihan arus lalu lintas yang telah diterapkan pihak kepolisian:

1. Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke slipi ditutup di bawah flyover ladokgi diarahkan belok kiri ke Gerbang Pemuda.

2. Jalan Gerbang pemuda yang arah ke kiri ke Jalan Gatot Subroto ditutup diputar balik ke Gerbang Pemuda dikolong ladokgi atau lurus ke Jalan Gatot Sunbroto arah Timur atau ke Bendungan Hilir.

3. Jalan Gerbang Pemuda arah ke Asia Afrika dibelokan ke kiri ke ke Jalam Asia Afria terus Jalan Senayan dan Jalam Pakubuono.

4. Jalan Asia Afrika ke barat bisa lurus ke Jalan Tentara Pelajar atau ke arah Jalan Gerbang Pemuda putar balik dibawah Ladokgi.

5. Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti di TL Palmerah diluruskan ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama dan belok kiri ditutup.

6. Jalan Tentara Pelajar Pojok Manggala Wanabakti ditutup Jalan Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan putar balik kendaraan

Artikel Asli