Jadi Korban Tabrakan Beruntun, Rossi Kritik Tikungan Sirkuit Catalunya

VIVA.CO.ID Dipublikasikan 02.30, 18/06/2019 • Pratama Yudha
Pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi
Pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi

VIVA – Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, mengkritik habis-habisan soal tikungan 10 yang membuatnya gagal finis di MotoGP Catalunya lantaran jadi korban kecelakaan beruntun. Menurutnya, tikungan tersebut sangat buruk dan layaknya parkir supermarket.

Rossi dan 22 pembalap lainnya mengaspal di Circuit de Catalunya pada akhir pekan lalu. Berharap mengulang raihan manisnya di Spanyol, Rossi malah gigit jari lantaran gagal menyelesaikan balapan karena terjatuh di lap kedua.

Pembalap asal Italia itu termasuk dalam kecelakaan beruntun di tikungan 10 yang disebabkan oleh Jorge Lorenzo. Dua pembalap lainnya yang jadi korban adalah Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso.

Sebagai pembalap paling senior di kelas tertinggi, Rossi sangat paham insiden tersebut merupakan risiko dari balapan. Alih-alih menyalahkan Lorenzo, The Doctor justru mengkritik layout dari Circuit de Catalunya yang sangat berisiko menyebabkan kecelakaan.

"Saya tak tahu apa yang terjadi karena kami ingin layout normal untuk sepeda motor dalam dua tikungan terakhir. Mereka banyak bekerja pada area run-off. Tapi, mengapa masih ada tikungan ini?" kata pembalap 40 tahun dikutip Motorsport.

"Saya bertarung di tikungan Sirkuit Catalunya yang mana tikungan kirinya bisa dilibas dengan baik. Tapi, untuk beberapa alasan, masih ada tikungan ini yang seperti parkir supermarket. Bagi saya, ini bukan tikungan di lintasan balap. Di tikungan seperti ini, akan mudah terjadi kecelakaan," ungkapnya. (ren)

Artikel Asli