Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Kurir Ekspedisi Menyalahgunakan Nomor Korban Buat Modus

Trending Now! Dipublikasikan 05.09, 13/01
Twitter/@ddablueblue

Kurir ekspedisi menyalahgunakan nomor telepon pelanggan untuk melancarkan aksi modusnya, viral di media sosial. Begini kronologi selengkapnya. 

Hal ini diungkap oleh korban melalui akun Twitternya, @ddablueblue pada Rabu (12/01/2022). Korban membeberkan sang kurir sebuah perusahaan ekspedisi telah mengganggunya dengan menelepon malam hari, dalihnya adalah mengingatkan korban untuk solat malam.

Halo min saya mau melaporkan kurir yg mengancam saya dan mengganggu saya tengah malam dg cara menelefon berdalih mengingatkan sholat malam. tlg saya harap kurir seperti ini ditindak tegas, atau utk kedepannya saya tidak akan lagi menggunakan jasa JNT. terima kasih @jntexpressid pic.twitter.com/RYWlJjVmr1

— bunny | kinda ia (@ddablueblue) January 12, 2022

Kurir tersebut mengirimkan pesan sejumlah pesan yang dinilai kurang sopan kepada korban. 

Korban lantas menasihati sang kurir agar berperilaku sopan kepada customer, siapapun itu. Kurir tersebut tak mendengarkan satu pun keluhan korban yang tak nyaman dikirim pesan terus-menerus, apalagi korban menyadari tak seharusnya nomor telepon pelanggan disalahgunakan oleh kurir. 

Korban akhirnya mengungkapkan ingin melaporkan kurir tersebut ke pihak ekspedisi.

Tak terima dinasihati, sang kurir justru mengacam akan mendatangi rumah korban.

Namun, korban enggan bertemu dengan kurir tersebut.

Halo min saya mau melaporkan kurir yg mengancam saya dan mengganggu saya tengah malam dg cara menelefon berdalih mengingatkan sholat malam. tlg saya harap kurir seperti ini ditindak tegas, atau utk kedepannya saya tidak akan lagi menggunakan jasa JNT. terima kasih @jntexpressid pic.twitter.com/RYWlJjVmr1

— bunny | kinda ia (@ddablueblue) January 12, 2022

Bukan permintaan maaf yang didapatkan oleh korban. Pelaku justru menyalahkan korban dan meminta utas tersebut dihapus karena takut akan dipecat dari pekerjaannya.

Kini, pihak ekspedisi JNT Express secara tegas telah memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja kepada kurir tersebut.