Irwansyah Diduga Melakukan Penggelapan Uang Hampir Rp 2 Miliar

kumparan Dipublikasikan 09.38, 18/10/2019 • Sarah Yulianti Purnama
Pengusaha Medina Zein saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (18/10/2019). Foto: Dok. Ronny

Kabar kurang baik datang dari Irwansyah. Dia diduga telah melakukan penggelapan uang dari bisnis kue kekinian, PT Bandung Berkah Bersama. Di perusahaan itu, Irwansyah menjadi salah satu komisaris.

Hari ini, Jumat (18/10) Medina Zein, selaku Dewan Komisaris perusahaan tersebut, melaporkan suami Zaskia Sungkar itu ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat. Selain Irwansyah, Medina juga melaporkan Fitra, selaku direktur perusahaan tersebut.

“Kami selaku kuasa hukum mendampingi pelapor Medina Zein, membuat laporan polisi atas tindakan pidana penggelapan Pasal 372 dam 374 KUHP,” ucap Lukman Azhari selaku suami sekaligus kuasa hukum Medina, saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Irwansyah Foto: Munady

Pada 2017, Medina bersama terlapor mendirikan bisnis tersebut. Awalnya, bisnis itu berjalan baik. Namun, memasuki tahun kedua dan ketiga, Medina mulai merasa curiga lantaran keuangan perusahaan yang dinilai tidak sehat.

“Karena ditemukannya sejumlah hutang perusahaan. Medina menanyakan kepada Irwansyah, menurut Irwansyah, kue dengan bisnis 'Bandung Makuta' ini profitnya hanya 7 persen. Menurut Medina Zein yang pebisnis, ini enggak masuk akal,” ujar Lukman.

“Menurut aku, bisnis yang profitnya dibawah 10 persen itu bukan bisnis, tapi yayasan. Jadi, konyol gitu jawabannya. Minimal itu 30 persen, dan enggak mungkin sampai 7 persen,” timpal Medina di lokasi yang sama.

Pengusaha Medina Zein bersama kuasa hukum sekaligus suaminya Lukman Azhari saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (18/10/2019). Foto: Dok. Ronny

Hingga pada Juni 2019, Medina melakukan audit terhadap perusahaan tersebut. Saat akan melakukan itu, dia merasa dipersulit karena ada pemegang saham yang menolak permohonan audit.

Akhirnya, Medina dan kuasa hukumnya mencari data sendiri dengan melakukan cross check menggunakan rekening koran dari tahun 2017 hingga 2019. Setelah dilihat secara seksama, ditemukan aliran dana ke rekening yang tidak ada hubungannya dengan perusahaan, tanpa sepengetahuan Medina.

“Ditaksir aliran dana temuan awal ini, Rp 1.985.534.367, hampir Rp 2 miliar yang diduga mengalir ke rekening Irwansyah dan perusahaan J-Corps (Jannah Corps) yang milik Irwansyah,” tutur Lukman.

Menurut keterangan dari Medina saat berkomunikasi dengan direktur utama perusahaan tersebut, aliran dana itu terjadi karena Irwansyah dan J-Corps membutuhkan biaya operasional.

Pengusaha Medina Zein bersama kuasa hukum sekaligus suaminya Lukman Azhari saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (18/10/2019). Foto: Dok. Ronny

Sebelum membuat laporan, Medina sudah sempat menegur Irwansyah agar tidak melakukan transfer ke rekening lain, selain perusahaan yang berhubungan.

“Sudah dibicarakan sejak lama agar jangan melakukan transfer-transfer. 2017 sempat ada komplain, saya tidak setuju terhadap dana support yang tidak diatur dalam akad awal, dan katanya sempat disetop, tapi ternyata masih dilakukan,” imbuh Lukman.

Lantas, apakah akan ada komunikasi antara Medina dengan Irwansyah terkait kasus ini?

“Aku dari kemarin sudah nunggu iktikad baik dari dia, ketemu atau apa, enggak ada. Kalau aku ngejar dia, kayak aku yang perlu banget. Padahal sudah jelas dari awal aku minta kejelasan dari semua ini, tapi enggak ada telpon, komunikasi,” tandas Medina.

“Karena aku sama suami enggak mau ribet, kalau ini harus menempuh jalur hukum, ya sudah. Kita ikutin saja semuanya, kita bisa buktikan siapa yang benar, siapa yang salah di kepolisian,” sambungnya.

Sementara itu, Irwansyah pun belum memberikan keterangan secara langsung, soal laporan yang dilayangkan rekan bisnisnya, Medina Zein.

Artikel Asli