Innalillahi, CEO Samasource Meninggal Dunia di Usia 37 Tahun

Telset Dipublikasikan 12.09, 26/01

Telset.id, Jakarta – Dunia teknologi sedang berduka. Pendiri sekaligus CEO Samasource, Leila Janah, meninggal dunia pada Jumat (24/01) waktu setempat, dalam usia cukup muda, 37 tahun.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, Minggu (26/01/2020), CEO Samasource meninggal dunia karena menderita kanker langka bernama Epithelioid Sarcoma. Sebenarnya, siapakah mendiang Leila Janah?

Leila Janah adalah satu dari sedikit perempuan yang menjadi pentolan perusahaan di Silicon Valley. Ia mendirikan Samasource, penyedia data pelatihan berkualitas tinggi dan validasi untuk teknologi kecerdasan buatan (AI).

Leila mempelopori gerakan sumber dampak global. Ia pun merupakan sosok penerima penghargaan di bidang kelestarian lingkungan dan pengentasan kemiskinan global. Komitmennya dalam bekerja sangat tidak tertandingi.

Efek dari pekerjaannya akan terasa sampai beberapa generasi. Samasource pun menyatakan berkomitmen untuk melanjutkan pekerjaan sang CEO, dan mempertahankan warisan serta visi yang dijalankannya bertahun-tahun.

Wendy Gonzalez, mitra bisnis lama sekaligus teman Leila Janah, akan mengambil alih sementara posisi CEO Samasource. Wendy telah menghabiskan lima tahun bekerja bersamanya untuk menyusun visi dan strategi.

Leila Janah lahir pada 9 Oktober 1982 di Lewiston, New York, Amerika Serikat. Selain menekuni dunia teknologi, lulusan Harvard itu juga menulis berbagai buku, termasuk “Give Work: Reversing Poverty One Job at a Time”. (SN/MF)