Ini Wasiat Kobe Bryant Sebelum Meninggal karena Kecelakaan Helikopter

Liputan6.com Diupdate 07.00, 27/01 • Dipublikasikan 07.00, 27/01 • Hanif Sri Yulianto
Kobe Bryant
Ekspresi Kobe Bryant saat memperkuat AS melawan Argentina dalam laga basket Olimpiade London 2012, (6/8/2012). (AFP/Mark Ralston)

Jakarta - Legenda NBA, Kobe Bryant, dan putrinya Gianna meninggal dunia pada kecelakaan helikopter di Calabasas, California. Bryant dan sang putri termasuk dari total sembilan penumpang yang tewas dalam kecelakaan helikopter maut itu hari Minggu (26/1/2020) waktu setempat.

Sebelum kejadian nahas itu, Kobe Bryant seperti memberikan pesan atau wasiat saat berbincang dengan Los Angeles Time. Saat itu, ia sedang mengomentari rekornya yang dilampaui LeBron James.

"Orang-orang cenderung salah mengartikan persaingan saya dan atlet lainnya. Mereka berpikir, mereka adalah pesaing, mereka tidak ingin orang datang melampaui atau memecahkan rekor mereka, dan itu tidak mungkin jauh dari kebenaran," kata Kobe Bryant dikutip People, Senin (27/1/2020).

"Jika Anda bermain di lapangan, itu adalah kompetisi. Tetapi ketika Anda telah melakukan apa pun yang dapat diperbuat dan sekarang telah pensiun, Anda jangan berpikir buruk pada atlet lain yang ingin memecahkan rekor itu. Bagi saya sangat tidak dewasa pemikiran seperti itu," kata Kobe Bryant.

 

Bukan Pesaing

LeBron James dan Kobe Bryant. (Jason Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Ayah empat anak itu malah memiliki keinginan para pebasket lainnya bisa melampaui apa yang telah dicapainya. Artinya, dia ingin ada orang lain, atau bahkan pesaingnya sekalipun bisa berprestasi melebihi yang diraihnya.

"Melihat orang-orang melakukannya dengan baik, saya ingin melihat mereka lebih baik daripada yang saya lakukan, itulah yang seharusnya," lanjut Kobe Bryant.

 

Ucapkan Selamat kepada LeBron James

Kobe Bryant (kiri) dan LeBron James, berpelukan setelah melakoni duel untuk terakhir kali di Staples Center, Los Angeles, AS, Jumat (11/3/2016) WIB. (Twitter)

Saat mengetahui rekor miliknya akan dipecahkan LeBron James, Bryant mengaku tidak ingin menontonnya saat itu terjadi. Namun, Kobe Bryant ingin memastikan menjadi orang pertama yang memberi selamat kepada James.

"Saya pasti akan menghubunginya dan memberi dia selamat. Saya sangat bahagia untuk Bron, semua yang telah dia capai dan rekor yang akan dicapai, dia luar biasa," kata Kobe Bryant.

Benar saja, ketika James akhirnya memecahkan rekor Bryant dengan 33.643 poin dan menjadi yang tertinggi ketiga dalam sejarah NBA, Legenda LA Lakers itu memberi selamat dan diunggah di media sosialnya.

"Lanjutkan untuk terus melangkah @KingJames. Saya menghormatimu kawan #33644," tulis Bryant.

Continuing to move the game forward @KingJames. Much respect my brother 💪🏾 #33644

— Kobe Bryant (@kobebryant) January 26, 2020

 

 

Airmata LeBron

Wafatnya Kobe Bryant turut membuat LeBron James bersedih. Berdasarkan video yang dirilis NBC, James yang baru tiba di Los Angeles, terlihat memeluk sejumlah orang. Dia mengusap wajahnya yang dibasahi air mata.

LeBron James in tears exiting team plane. Someone he looked up to in Kobe! #RIP pic.twitter.com/YcX03uhSOZ

— Cleveland Sports Talk (@CLEsportsTalk) January 26, 2020

"Ketika saya masih kecil, saya masih di sekolah menengah ketika Kobe masuk ke liga," kata James saat melewati rekor Bryant dikutip The Sun.

"Dia pernah mengatakan, jika Anda ingin menjadi yang terhebat, Anda harus sungguh-sungguh dalam bermain. Tidak ada pengecualian," imbuh James menirukan pesan Kobe Bryant.

Sumber: People, The Sun

Disadur dari Bola.com (Hanif Tri Yulianto/Yus Mei)

Saksikan Video Kobe Bryant di Bawah Ini

Artikel Asli