Ini Penyebab yang Bisa Bikin Juergen Klopp Cabut dari Liverpool

Bolalob Diupdate 00.25, 17/09/2019 • Dipublikasikan 01.10, 17/09/2019 • Murtianto

Juergen Klopp dinilai sukses membuat pembaharuan dalam tubuh klub Liverpool. Klopp juga membangkitkan kembali tradisi juara The Reds yang sudah lama hilang.

Tapi, dibalik itu pelatih asal Jerman ini sebenarnya sudah tak betah lagi di Liverpool. Di sisi lain, Klopp yang kontraknya berakhir pada 2022, bakal diperpanjang lagi oleh Liverpool.

Menurut Sky Sport, Liverpool ingin mengikat Klopp dalam jangka waktu lama. Sayang Klopp sendiri belum mau menjawab. Ada hal yang membuat dirinya tak betah di Liga Inggris. Apa Itu?

Marc Kosicke yang merupajan agen Jurgen Klopp mengungkapkan, kliennya bisa meninggalkan Liverpool karena tidak tahan dengan cuaca di Inggris.

"Kontrak Klopp masih berlaku hingga 2022 dan bukan rahasia lagi bahwa klub ingin memperpanjangnya," kata Kosicke, Senin (16/9).

"Kami masih punya waktu untuk itu. Kami harus menunggu dan melihat bagaimana perkembangannya serta apakah perubahan iklim akan membawa cuaca yang lebih baik ke Inggris atau hanya ke Jerman."

"Seseorang seharusnya tidak meremehkan cuaca buruk. Saya ingat bahwa pada November atau Desember, Liverpool pertama kali menawarkan perpanjangan kontrak. Saya berkata: 'Mari kita tunggu'."

"Ulla (istri Klopp) dan Jurgen bangun di pagi hari dan langit masih gelap. Ketika mereka bertemu lagi di malam hari, langit juga gelap atau abu-abu dan sedikit gerimis."

"Selama liburan musim dingin di Jerman, bila cuaca benar-benar buruk, klub di sana pergi berlibur selama dua pekan, kemudian kembali dan terbang langsung ke kamp pelatihan di bawah sinar matahari selama beberapa hari."

"Sedangkan, para pelatih di Inggris terkadang harus mempersiapkan hingga 13 pertandingan di saat yang sama. Mereka sudah kelelahan dan itu tidak mudah," jelas Marc Kosicke.