Ini Motif Tukang Jagal Hewan Habisi Nyawa Tukang Pijat

Kompas.com Dipublikasikan 09.21, 08/12/2019 • Kontributor Gresik, Hamzah Arfah
KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH
Untung pelaku pembunuhan terhadap kasniti (tengah), saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Minggu (8/12/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - Misteri mayat perempuan membusuk di salah satu kamar kos milik Muhadi, di Gang 16, RT 005 RW 003, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur, Minggu (1/12/2019) lalu, terkuak kendati sempat ditemukan tanpa identitas.

Kerja keras pihak kepolisian dalam membongkar teka-teki tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Korban akhirnya diketahui bernama Kasniti (49), warga Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik kota, Gresik, yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat panggilan.

Baca juga: Pembunuh Perempuan yang Ditemukan Membusuk di Indekos Ditangkap

Adapun Kasniti diketahui telah dibunuh, dengan pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian bernama Untung (53), kelahiran Jombang, Jawa Timur, yang sebelumnya bekerja sebagai tukang jagal di salah satu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Gresik.

"Motif yang bersangkutan menghilangkan nyawa seseorang, dikarenakan Kasniti sering minta uang kepada tersangka," ujar Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, saat rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Minggu (8/12/2019).

Dari keterangan yang didapatkan pihak kepolisian, korban kerap meminta sejumlah uang kepada pelaku dari mulai Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. Kendati baik korban maupun pelaku, sudah memiliki keluarga masing-masing.

"Kenapa korban sempat meminta uang kepada tersangka? karena antara korban dengan tersangka memiliki hubungan asmara, yang kurang lebih (sudah berlangsung) selama tujuh tahun," ujar dia.

"(Mereka berdua) sudah terbiasa berhubungan (badan), sehingga korban meminta sejumlah uang kepada tersangka," sambung dia.

Ketika ditanyakan oleh awak media apakah korban ditemukan dalam keadaan hamil, Kusworo membantahnya.

Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan dan otopsi yang sudah dilakukan oleh tim medis.

Motif kejadian ini, kata dia, murni karena urusan uang.

Adapun korban sendiri diperkirakan telah dibunuh lima bulan sebelum ditemukan.

"Tepatnya tanggal 3 Juni 2019 (pembunuhan). Saat itu tersangka sedang berada di kamar kos, kemudian korban datang karena profesi yang bersangkutan adalah tukang pijat," ucap dia.

Usai membunuh korban, pelaku kemudian meninggalkan Kabupaten Gresik dan bermukim di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Meski sebelumnya pelaku sempat menjemput keluarganya di Serang, Banten, untuk diajak menjalani kehidupan di Berau.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Mayat Perempuan Membusuk di Kamar Kos

Polres Gresik sempat menyambangi rumah kelahiran Untung di Jombang, usai mendeteksi jika dialah pelaku pembunuhan Kasniti.

Namun, petugas hanya mendapat informasi bila Untung sudah bermukim di Kabupaten Berau.

Sehingga, Satreskrim Polres Gresik kemudian berkoordinasi dengan jajaran kepolisian Berau, dan dapat mengamankan Untung pada 3 Desember 2019.

Tersangka disebut sudah mengakui perbuatannya.

Penulis: Kontributor Gresik, Hamzah ArfahEditor: Robertus Belarminus

Artikel Asli