Ini Bukti Huawei Mobile Services Bikin Pengguna Ponsel Huawei Nyaman

SINDOnews Dipublikasikan 16.59, 07/08 • Muh Iqbal Marsyaf
Ini Bukti Huawei Mobile Services Bikin Pengguna Ponsel Huawei Nyaman
Tampak AppGallery di Huawei Mate X sebagai bagian dari HMS untuk memberikan jutaan aplikasi bagi para pengguna ponsel Huawei. Foto/muh iqbal/SINDOnews

Smartphone Huawei terbaru kini dilengkapi layanan Huawei Mobile Services (HMS). Diluncurkan bersamaan dengan perangkat Huawei Mate 30 Pro pada akhir 2019, HMS kini sudah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 600 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Hal ini juga berkat semakin banyaknya pengembang/mitra yang terdaftar hingga mencapai 1,3 juta pengembang. (Baca juga: Huawei HMS Core Versi 5.0 Bawa Sejumlah Peningkatan Kemampuan Ponsel)

HMS menjadi bukti kemapanan merek untuk melayani penggunanya. "Huawei Mobile Services akan terus memprioritaskan pengembangan ekosistem yang komprehensif untuk peningkatan pengalaman pengguna dengan mengutamakan kemudahan, kecepatan dan kelancaran pada smartphone Huawei," kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Potensi besar yang dimiliki gadget besutan raksasa teknologi asal Shenzhen, China itu, ditangkap oleh PT Datascrip. Perusahaan yang sudah eksis dalam soal distribusi dan layanan purnajual mumpuni di seluruh Indonesia selama lebih dari 50 tahun ini kini ditunjuk sebagai authorized distributor Huawei di Indonesia.

Manajemen Datascrip pun menyambut positif upaya Huawei yang secara konsisten dan cepat dalam mengembangkan ekosistem HMS, termasuk kerja sama dengan aplikasi lokal. "Kami melihat semakin banyak aplikasi populer yang bisa digunakan. Selain itu, Huawei terus memperkaya AppGallery yang dikembangkannya dengan dukungan aplikasi-aplikasi lokal," puji Bobby Ivan, Division Manager PT Datascrip.

Saat ini, beber Bobby, sudah ada puluhan aplikasi lokal di AppGallery yang sudah bisa dinikmati, meliputi aplikasi e-commerce, perbankan, perjalanan, hiburan, berita dan jasa ekspedisi yang ada di Indonesia. Beberapa aplikasi lokal yang bisa ditemukan di AppGallery antara lain, aplikasi perbankan dan keuangan BNI Mobile Banking, BCA Mobile, DANA, Akulaku, Permata Mobile, dan GO Mobile oleh CIMB Niaga. Ada pula aplikasi belanja online seperti Blibli, Matahari, Tokopedia, JD.ID, Bukalapak, dan Shopee.

Aplikasi game dan hiburan juga tak kalah lengkapnya. Sebut saja, Wawa, Hago, CGV Blitz, MAXStream, Vidio, UseeTV Go, Langit Musik, dan RCTI +. Aplikasi media sosial Line dan Here We Go untuk aplikasi navigasi.

"Begitu juga dengan aplikasi berita, website news lokal sudah banyak. Untuk operator MyXL, My Telkomsel, My IM3, bima+. Aplikasi pemerintah juga ada, misalnya BPJSTKU dan Info BMKG," sebutnya.

Dia menambahkan, aplikasi berpergian Traveloka, Garuda Indonesia Mobile, dan KAI Access ikut meramaikan AppGallery. Plus aplikasi ekspedisi J&T dan My JNE.

Huawei masih akan terus mengembangkan dan membawa aplikasi lokal populer ke AppGallery. Konsumen dapat mengunduh aplikasi tersebut di AppGallery.

Khiang Seng mengutarakan, Huawei Mobile Services merupakan aplikasi dan layanan untuk mendukung ekosistem di perangkat pintar Huawei untuk menghadirkan pengalaman akan kemudahan, kecepatan, dan kelancaran. "Visi HMS di tahun 2020 yaitu menciptakan pengalaman kecerdasan baru dan ekosistem HMS tanpa batas untuk penggunanya di seluruh dunia," tambahnya.

Pada HMS, pengguna akan mendapatkan aplikasi Huawei Browser, Huawei Mobile Cloud, Huawei Themes, Huawei Music, Huawei Video, Huawei Reader, dan Huawei Assistant. Huawei sangat peduli dengan isu privasi dan keamanan, untuk mengatasi kekhawatiran pengguna, HMS telah membentuk Trusted Execution Environment (TEE).

Selain itu, AppGallery juga telah memiliki sistem keamanan dan perlindungan yang lengkap. Mulai dari verifikasi data asli pengembang hingga mekanisme sistem keamanan dari aplikasi itu sendiri.

Aplikasi AppGallery telah mengembangkan sistem penilaian dan fitur pengingat yang memungkinkan orang tua mengubah pengaturan unduhan aplikasi untuk memastikan pengakses aplikasi dan konten sesuai dengan usia. "Hal ini juga dapat diterapkan pada aplikasi Huawei Video yang dilengkapi mode remaja sehingga orang tua dapat mengatur peringkat video dan pembatasan akses berdasarkan usia anak," tuturnya.

Penelitian melaporkan bahwa remaja cenderung lebih cepat dan cerdas untuk mengakses informasi dan layanan. Untuk itu, Huawei Assistant menghadirkan pengalaman pengguna dengan Smart Search, Instant Access, Smart Care dan fungsi News untuk membuat pengguna lebih mudah dan cerdas.

"Untuk hiburan, Huawei Vision dan Huawei AI Speaker mendukung Huawei’s voice assistant Celia. Huawei Vision mengintegrasikan Huawei Video, YouKu dan platform video mainstream lainnya. Huawei berkomitmen untuk terus mengembangkan HMS termasuk dengan mitra dan pengembang lokal," tambahnya.

Dia menegaskan, dukungan penuh untuk pengembang agar dapat bersinergi. Sehingga terwujud pengalaman pengguna dalam wujud kemudahan, kecepatan, dan kelancaran dalam kehidupan cerdas dan ekosistem HMS.

Artikel Asli