Ini Alasan Tambah Usia, Tambah Gemuk

Media Indonesia Dipublikasikan 02.45, 17/09/2019 • http://mediaindonesia.com/
Pergantian lipid yang semakin berkurang dengan bertambahnya usia, membuat semakin tua semakin gemuk.

Semakin bertambahnya usia, semakin sulit bagi kita menjaga berat badan. Ternyata kondisi itu normal. Peneliti dari Karolinska Institutet di Swedia mengungkapkan dengan bertambahnya usia pergantian lipid pada jaringan lemak berkurang dan lebih mudah menambah berat badan. Bahkan saat kita tidak banyak makan atau sedikit berolahraga.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine, para peneliti meneliti sel-sel lemak dari 54 pria dan perempuan selama 13 tahun. Selama rentang waktu itu, baik mereka yang mengalami kenaikan atau kehilangan berat badan menujukan penurunan pergantian lipid pada jaringan lemak, yaitu tingkatan lipid dalam sel lemak dihilangkan dan simpan. Berdasarkan penelitian yang bekerjasama dengan para peneliti di Universitas Uppsala di Swedia dan Universitas Lyon di Prancis, mereka yang tidak mengimbanginya dengan makan lebih sedikit kalori akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 20%

Mereka juga memeriksa pergantian lipid pada perempuan berusia 41 tahun yang menjalani operasi bariatrik dan bagaimana pergantian lipid mereka memengaruhi kemampuan mereka menjaga berat badan 4-7 tahun pascaoperasi. Hasilnya menunjukan hanya perempuan yang memiliki berat badan rendah sebelum operasi yang bisa mempertahankan berat badan mereka. Sehingga par apeneliti percaya orang-orang yang memiliki lebih banyak ruang untuk meningkatkan pergantian lipid mereka memiliki praoperasi tingkat tinggi.

"Hasilnya menunjukan proses dalam jaringan lemak kita mengatur perubahan berat badan selama penuaan dengan cara yang tidak tergantung faktor-faktor lain," ujar Peter Arner, profesor di Departemen Kedokteran di Huddinge di Karolinska Institutet dan salah satu dari penulis utama studi ini.

"Ini bisa membuka cara baru untuk mengobati obesitas," imbuhnya.

Penelitian sebelumnya menunjukan cara mempercepat pergantian lipid dengan berolahraga. Penelitian terbaru ini semakin memperkuat teori tersebut dan mengindikasikan hasil jangka panjang dari operasi penurunan berat badan akan lebih baik jika dikombinasikan dengan aktivitas fisik.

"Obesitas dan penyakit berhubungan dengan obesitas telah menjadi masalah global," ujar Kristy Spalding, peneliti senior Departement of Cell and Molecular Biology di Karolinska Institutet.

"Memahami dinamika lipid dan mengatur ukuran massa lemak pada manusia tidak pernah lebih relevan," ujar Spalding. (Science Daily/M-3)

Baca juga :  

Artikel Asli