Ini Alasan Manchester United Tak Rekrut Neymar untuk Atasi Krisis

Bolalob Diupdate 07.50, 16/10/2019 • Dipublikasikan 14.30, 16/10/2019 • Murtianto

Manchester United tengah menghadapi krisis. Performa mereka turun tajam baik lini belakang maupun lini depan.

Salah satu kesalahan yang dibuat The Red Devils untuk lini depan, mereka melepas dua pemain sekaligus depan pada Agustus 2019. Yakni, menjual Romelu Lukaku dan meminjamkan Alexis Sanchez ke Inter Milan.

Namun, MU tidak memasukkan satu pun pemain depan yang sudah matang dan siap tampil untuk mengangkat performa klub.

Semula peluang itu ada untuk mendatangkan Neymar (pemain Paris Saint Germain) dengan skema menukar pemain plus dana segar. Namun, banyak yang dipertimbangkan MU yang akhirnya batal membidik Neymar.

Pertama, karakter Neymar terutama perilakunya yang tidak disiplin, serta doyan pesta. Kedua kondisi fisik Neymar yang rentan akan cedera. Ketiga, takut ada jarak dengan pemain Brasil yang sudah ada di MU, seperti Fred dan Andreas Pereira.

Lantas, yang paling ditakuti soal agen Neymar dan sang ayah pemain bintang tersebut yang sangat terobsesi dengan 'uang'. Kemudian, Neymar dinilai oleh The Atlantic, pemain yang mengejar gelar Ballon d'Or dari pada memetingkan prestasi klub.

Sejumlah kendala tersebut membuat manajemen Manchester United akhirnya mengurungkan diri untuk merekrut Neymar, meskipun mampu dan tengah menghadapi krisis.