Ini 5 Tanda Kalau Anda dan Pasangan Belum Siap Punya Anak

Womantalk.com Diupdate 04.00, 17/11/2019 • Dipublikasikan 04.00, 17/11/2019 • womantalk.com

Pertanyaan ‘Kapan nikah?’ biasanya diikuti dengan pertanyaan ‘Kapan punya anak?’. Pertanyaan terakhir bisa jadi menjadi momok menakutkan untuk pasangan baru. Karena salah satu keputusan terbesar yang akan Anda buat dalam hidup Anda adalah, apakah Anda ingin menjadi orangtua atau tidak.

Bahkan jika Anda belum siap untuk memiliki anak sekarang, Anda mungkin mempertimbangkan apakah itu mungkin di awal pernikahan dengan pasangan. Semua tahu jika mempunyai anak dan menjadi orang tua bukan hal yang mudah. Tentu saja selalu bermanfaat untuk mempertimbangkan pro dan kontra sebelum memiliki anak. Dengan begitu, ketika saatnya tiba, Anda dapat merasa percaya diri dalam jenis kehidupan keluarga apa pun yang Anda pilih--apakah itu dengan anak atau tidak sama sekali.

1. Anda masih ingin bebas
Jika memikirkan memiliki anak terasa seperti pengorbanan dalam hidup Anda alih-alih sesuatu yang menambah nilai, itu mungkin pertanda Anda belum siap. Seperti dikutip dari Elite Daily, terapis keluarga Liz Higgins mengatakan, pemikiran ini normal untuk orang yang mempertimbangkan menjadi orang tua. Ketika Anda merasa siap untuk punya anak, pastikan Anda memprioritaskan hubungan Anda dengan diri sendiri juga.

2. Komunikasi dengan pasangan terhenti saat kalian bertengkar
Semua pasangan berselisih dan beberapa lebih sulit untuk pulih dari yang lain. Orang tua baru segera menemukan bahwa nilai-nilai mereka tidak selalu selaras dengan sempurna ketika mereka berusaha untuk membuat keputusan bersama untuk anak mereka. Terlepas dari perbedaan pendapat, seorang anak membutuhkan perawatan yang konsisten. Dibutuhkan kesabaran yang tak terbatas untuk orang tua, sekaligus komitmen untuk berkomunikasi bahkan ketika Anda sedang marah satu sama lain.

3. Anda dan pasangan belum settle di satu tempat
Jika Anda dan pasangan menikmati gaya hidup yang terus berpindah-pindah dan tak tinggal di tempat yang sama selama lebih dari beberapa minggu, maka waspadalah. Seperti laporan yang ditunjukkan di The Guardian, bayi biasanya mempunyai risiko besar saat bepergian. Tentu, Anda mungkin cukup beruntung untuk melahirkan anak yang tidak pernah menangis, tidak berisiko terkena kuman, dan merupakan siap bepergian. Namun itu sangat jarang.

3 Kesalahan Utama Orang Tua Saat Mengasuh Anak

4. Anda tidak memiliki komunitas atau teman yang mendukung
Bukan hal yang aneh bagi pasangan untuk memulai sebuah keluarga di daerah di mana mereka tidak memiliki akses mudah ke keluarga atau teman dekat. Namun, membangun komunitas dengan orang-orang tepercaya, tidak peduli seberapa kecil, yang dapat mendukung upaya pengasuhan Anda. Jika pasangan Anda tidak memiliki motivasi untuk membantu Anda merawat anak, maka Anda mungkin mengalami stres berat saat mempunyai anak.

5. Anda belum siap berbagi cinta
Memang aneh, tetapi ada perempuan atau pria yang belum mau punya anak karena takut anak tersebut akan mengambil jatah cinta pasangan mereka. Memiliki bayi dapat mengganggu keintiman dalam hubungan Anda saat ini. Kalau dulu hanya Anda berdua, seorang anak akan memaksa Anda untuk berbagi cinta, perhatian, dan waktu pasangan Anda secara konsisten. Jika Anda tidak yakin bahwa Anda siap untuk mengubah aliran emosional hubungan Anda saat ini, maka Anda harus mempertimbangkan untuk menunggu untuk memulai sebuah keluarga.

Artikel Asli