Ingat, Tol Layang Japek Tak Ada Gerbang Keluar di Tengah Perjalanan

Kompas.com Dipublikasikan 00.37, 09/12/2019 • Erlangga Djumena
Kompas.com/ROSIANA HARYANTI
Kondisi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Rabu (4/12/2019)

KARAWANG, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) mengingatkan tol elevated Jakarta-Cikampek II (Japek II) sepanjang 38 kilometer yang menghubungkan Cikunir-Karawang Timur tidak memiliki gerbang masuk dan keluar di tengah jalan itu.

"Perlu disampaikan ke masyarakat bahwa tol elevated Japek II itu hanya diperuntukkan pengguna jalan jarak jauh seperti ke Bandung atau kota-kota di Jawa, kalau dari arah Jakarta," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani kepada pers di Karawang, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019).

Hal itu disampaikan Desi usa mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau tol elevated Japek II.

Baca juga: Menhub: Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 20 Desember 2019

Oleh karena itu lanjut dia, masyarakat yang ingin keluar di Tambun, Cikarang, Karawang Barat, dan Rengasdengklok tidak akan bisa. Pasalnya tidak ada gerbang tol keluar ke lokasi itu.

Pun, jalan tol layangtersebut tidak memiliki rest area dan pompa bensin. Karena memang jalan sepanjang 38 kilometer tersebut memang diperuntukkan perjalanan nonstop.

"Meskipun demikian kita tetap menempatkan petugas di tol elevated, juga ambulans dan mobil derek jika ada hal yang tidak diinginkan," kata Desi.

Rencananya, tol elevated tersebut akan mulai digunakan untuk umum 20 Desember 2019, sekaligus untuk mengantisipasi lonjakan liburan Natal dan Tahun Baru. Kendaraan yang bisa melintas juga hanya untuk golongan I non bus dan non truk.

Sekalipun saat digunakan mulai 20 Desember kondisi jalan elevated belum selesai 100 persen, namun dipastikan sudah memenuhi syarat dan keamanan untuk dilalui.

Saat penggunaan menghadapi Natal dan Tahun Baru 2020 ini, katanya, pemerintah masih mengenakan gratis untuk yang melewati tol yang menghubungkan Cikunir hingga Karawang Timur itu.

"Soal berapa besar tarif yang dikenakan lewat tol elevated, nanti pihak terkait seperti Kementerian PUPR yang akan memutuskan," katanya.

Baca juga: Catat, Tol Jakarta-Cikampek Elevated Gratis hingga Awal 2020

Editor: Erlangga Djumena

Artikel Asli