Ingat, Dilarang Mandi di Laut Saat Main ke Pantai Selatan

Kompas.com Dipublikasikan 15.12, 10/08 • Kahfi Dirga Cahya
KOMPAS.com/DANI J
Pantai Goa Cemara di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta dipenuhi rimbun pohon cemara.

KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul berencana memasang papan larangan mandi di laut di tempat wisata pantai selatan yang rawan kecelakaan laut.

Dilansir dari Antara, pemasangan papan larangan ini guna mengantisipasi adanya korban terseret arus pantai.

"Untuk papan informasi kita akan usulkan segera untuk (dipasang) tempat wisata yang rawan kecelakaan laut," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2020).

 Baca juga: Main di Pantai Selatan Yogyakarta, Hati-hati Gelombang Tinggi

Menurut dia, keberadaan papan tersebut penting, mengingat karakteristik pantai selatan Bantul banyak palung yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung.

Sudah dipasang

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah IV Bantul Dwi Rias Pramuji mengatakan, tepihaknya telah memasang papan peringatan di kawasan Pantai Goa Cemara pada minggu lalu.

Namun, karena kondisi gelombang tinggi di perairan pantai selatan, papan tersebut hanyut terbawa arus ombak.

Baca juga: Paket Wisata 2 Hari 1 Malam di Yogyakarta Saat New Normal, ke Mana Saja?

Dia mengatakan, sementara untuk imbauan langsung kepada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Goa Cemara terkait bahaya mandi di laut, sudah rutin dilakukan dengan berkoordinasi dengan pengelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

"Kalau untuk imbauan dari pengeras suara khususnya Pantai Goa Cemara memang yang mempunyai pengeras suara dari pokdarwis sini, sehingga harusnya juga terlibat dalam pengamanan pantai," katanya.

Penulis: Kahfi Dirga CahyaEditor: Kahfi Dirga Cahya

Artikel Asli