Infeksi Virus Corona Meluas, 5 Negara Ini Larang Turis China Berkunjung

Kompas.com Dipublikasikan 08.00, 28/01/2020 • Luthfia Ayu Azanella
Shutterstock.com
Ilustrasi visa Filipina

KOMPAS.com - Merebaknya virus corona di China dan sejumlah negara lain selama 2 pekan terakhir menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat internasional. 

Kekhawatiran ini tidak hanya dialami oleh negara-negara yang sudah positif terjangkit, namun juga negara yang masih dinyatakan steril atau belum ditemukan infeksi virus di sana.

Berbagai upaya pencegahan dilakukan agar persebaran virus dapat ditekan semaksimal mungkin.

Salah satunya dengan berhenti menerbitkan visa bagi warga negara China yang diduga bisa membawa virus dan menularkannya.

Berikut daftar negara yang berhenti menerbitkan visa bagi warga negara China:

1. Filipina

Negara yang terletak di tenggara daratan China ini memang belum mengonfirmasi terinfeksi virus corona.

Untuk itu, pemerintah Filipina pun mengupayakan berbagai cara agar virus yang menjadi pandemi ini tidak menginfeksi warganya.

Filipina untuk sementara berhenti menerbitkan visa kedatangan bagi warga negara China yang akan masuk ke negara kepulauan tersebut.

"Kami mengambil langkah proaktif ini untuk meminimalisir perjalanan dan bisa jadi membantu mencegah masuknya 2019-nCov," kata Komisaris Biro, Jaime Morente, Selasa (28/1/2020).

*Baca juga: 106 Orang Meninggal, 16 Negara Ini Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona *

2. Malaysia

Selain Filipina, Malaysia juga melakukan hal yang sama yakni menangguhkan proses penerbitan visa bagi warga negara China. Khususnya yang berdomisili di Provinsi Hubei, China. 

Pemerintah Malaysia berdalih kebijakan itu diberlakukan menyusul prosedur yang dikeluarkan oleh WHO untuk menekan persebaran virus.

Perdana Menteri Mahathir Mohammad menyebut, pihaknya tidak akan mampu mengkarantina semua pengunjung dari China dan diduga membawa virus berbahaya itu, karena jumlahnya yang terlalu banyak.

3. Sri Lanka

Sri Lanka juga melakukan upaya yang sama semenjak kasus pertama virus corona ditemukan di negaranya, Senin (27/1/2020) malam.

Sejak Selasa (28/1/2020), negara di selatan India itu menangguhkan visa kedatangan bagi warga China. 

Selain datang untuk tujuan wisata, banyak juga warga China yang datang ke Sri Lanka untuk bekerja pada proyek-proyek infrastruktur yang didanai oleh Negeri Tirai Bambu tersebut. Misalnya, pembangunan pelabuhan, jalan raya, dan sebagainya.

Baca juga: Menilik Wuhan, Kota Kuno China yang Diisolasi karena Virus Corona

4. Kazakstan

Negara berikutnya yang menangguhkan penerbitan visa-free entry bagi warga China adalah Kazakstan.

Perdana Menteri Kazakstan Askar Mamin meminta pemerintahannya menangguhkan visa-free entry bagi warga China yang singgah di negara tersebut selama 72 jam.

Usulan ini disampaikan Senin (27/1/2020) melalui keterangan resmi, di tengah penyebaran virus corona. 

Selain itu, negara di Asia Tengah ini akan mempersiapkan berbagai langkah-langkah untuk menangani penyebaran virus jika semakin memburuk.

Misalnya, dengan meningkatkan sanitasi, epidemiologi, dan kontrol migrasi di pos-pos pemeriksaan perbatasan negara, fasilitas transportasi udara, dan semua layanan transportasi publik yang memuat orang yang berasal dari China.

5. Taiwan 

Selanjutnya, Taiwan telah menghentikan sementara aplikasi visa untuk semua warga negara China. Taiwan juga melarang masuknya warga negara China dari Provinsi Hubei karena wabah virus corona.

Hal tersebut dikatakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Taiwan pada Minggu (28/1/2020).

Menurut pernyataan tersebut, warga negara China dari Provinsi Hubei, termasuk pelajar China, akan dilarang masuk. 

Sementara, aplikasi warga China dari provinsi China selain Hubei karena pariwisata, pertukaran sosial, pertukaran profesional, pemeriksaan medis estetika akan ditangguhkan sementara.

Tinjauan aplikasi dapat berlaku dalam kondisi tertentu.

Langkah-langkah itu akan memengaruhi pelajar Cina yang belajar di Taiwan, yang masuknya akan ditunda dua minggu kemudian. 

Baca juga: Virus Corona, Pemerintah RI Resmi Keluarkan Travel Warning ke Provinsi Hubei China

Sumber: SCMP, Business Standard, Tass

Penulis: Luthfia Ayu AzanellaEditor: Virdita Rizki Ratriani

Artikel Asli