Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Kompas.com Dipublikasikan 10.04, 04/04 • Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Shutterstock
Ilustrasi penyebaran virus corona

KOMPAS.com- Virus corona yang mewabah awal di Wuhan, China, terus menunjukkan karakter yang berubah. Diperkirakan 1 dari 4 orang yang membawa SARS-CoV-2 tidak menunjukkan gejala klinis.

Sejumlah kasus yang ditemukan menunjukkan adanya pasien positif Covid-19, namun tidak menunjukkan gejala sakit atau asimptomatik, tetapi menularkannya ke orang lain.

Oleh sebab itu, virus corona yang kini menjadi pandemi global menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

"Ada penularan signifikan oleh orang-orang yang tidak menunjukkan gejala (infeksi virus corona)," kata Stephen Morse, seorang ahli epidemiologi di Columbia University seperti melansir dariScience Alert, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Selain Batuk Kering, Ini Gejala Infeksi Virus Corona yang Tidak Biasa

Pembawa virus corona tanpa gejala ini, kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Robert Redfield, kemungkinan besar berkontribusi besar pada penyebaran cepat virus SARS-CoV-2 di seluruh dunia.

Sejauh ini, jumlah kasus yang dikonfirmasi telah melewati 1 juta orang pada pekan ini.

Berikut ini kasus-kasus infeksi virus corona di dunia yang tidak disertai gejala klinis Covid-19.

1. China

Pembawa virus corona tanpa gejala, kali pertama ditemukan pada seorang wanita berusia 20 tahun di China.

Wanita tersebut dites positif memiliki virus corona, namun tidak menunjukkan gejala apapun. Sementara ternyata wanita tersebut telah menularkannya ke lima orang anggota keluarganya.

Baca juga: Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Sebuah laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Februari tentang wabah virus corona di China, juga menemukan beberapa kasus yang sama.

Beberapa orang dites positif terinfeksi virus corona tetapi tidak menunjukkan gejala pada tanggal diagnosa mereka.

2. Amerika Serikat

Penelitian lain kembali menegaskan temuan ini yang dilakukan CDC tentang pasien virus corona di sebuah panti jompo di negara bagian King County di Washington.

Studi tersebut menemukan dari 23 orang yang dites positif, hanya 10 orang yang menunjukkan gejala pada hari mereka didiagnosa.

Kendati sepekan kemudian, 10 orang dari kelompok lain mengalami gejala sakit.

Baca juga: Apakah Masker Kain Buatan Sendiri Bisa Mencegah Infeksi Corona?

3. Jepang, Kapal Pesiar Diamond Princess

CDC juga mengevaluasi pasien virus corona di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di lepas pantai di Yokohama, Jepang.

Dari 3.711 orang di dalamnya, 712 dinyatakan positif, tetapi 50 persen dari mereka tidak memiliki gejala saat itu.

Dalam sebuah studi kecil di antara para ekspatriatdi Jepang dievakuasi dari Wuhan pada Februari lalu.

Baca juga: Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Studi ini mengungkapkan 30,8 persen orang yang dites positif virus corona, tidak menunjukkan gejala.

4. Singapura

Sementara itu, penelitian virus corona di Singapura juga menemukan hal yang sama.

Dari 157 kasus positif Covid-19 yang diperoleh secara lokal, melibatkan 10 penularan asimptomatik, tanpa gejala infeksi corona.

Penulis: Holy Kartika Nurwigati SumartiningtyasEditor: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Artikel Asli