Indonesia Siap Produksi Vaksin Covid, IHSG Diproyeksi Menguat

Bisnis.com Dipublikasikan 22.48, 05/08 • Lorenzo Anugrah Mahardhika
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Hari ini pergerakan IHSG akan ditopang oleh sentimen stabilnya kondisi perekonomian Indonesia pasca rilis data produk domestik bruto (PDB).

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen kesiapan Indonesia untuk memproduksi vaksin virus corona akan menjadi salah satu katalis positif penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis (6/8/2020).

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya mengatakan, hari ini pergerakan IHSG akan ditopang oleh sentimen stabilnya kondisi perekonomian Indonesia pasca rilis data produk domestik bruto (PDB).

Selain itu, kabar holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) yang siap untuk memproduksi vaksin Covid-19 secara massal turut menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG William memperkirakan, peluang kenaikan IHSG hari ini masih terbuka lebar selama support level dapat dipertahankan dengan baik.

Ia menambahkan, jika IHSG terkoreksi wajar, maka para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

"Pergerakan IHSG hari ini diproyeksikan berada di kisaran 4.821 - 5.188," katanya dalam riset harian.

Adapun saham-saham yang layak dicermati hari ini adalah KLBF, KAEF, AALI, GGRM, ICBP, TLKM, ASRI, BBNI, dan JSMR.

Artikel Asli