Impressions: Keep Your Hands Off Eizouken! - Layak Tonton atau Ngga?

tilehopper Dipublikasikan 10.39, 21/02
(Sumber: Science Saru & Crunchyroll)

Perlu investasi waktu dan emosi buat ngikutin serial yang episode barunya rilis tiap minggu, dan kadang milih mana serial yang seru buat diikutin tiap minggunya bukan perkara gampang. “Impressions” adalah rubrik di mana @tilehopper bakalan nonton empat episode pertama dari berbagai serial, mulai dari serial barat, K-Drama, hingga anime, lalu ngasih pendapatnya soal serial tersebut. 

Peringatan: Review ini berisi spoiler untuk serial dan manga Keep Your Hands Off Eizouken!

Awal tahun (atau di “musim dingin” buat fans anime) biasanya jadi momen bermunculannya anime-anime ngga terduga buat mengisi kekosongan dari serial-serial shounen besar. Salah satu anime ngga terduga tersebut adalah Keep Your Hands Off Eizouken! (Eizōken ni wa Te o Dasu na!) atau disingkat Eizouken! yang diproduksi oleh Studio Science Saru. Disutradarai oleh Masaki Yuasa (Devilman Crybaby, Tatami Galaxy) dan diadaptasi dari manga berjudul sama karya Sumito Owara, Eizouken bercerita tentang 3 sekawan SMA, Midori Asakusa (Sairi Ito), Sayaka Kanamori (Mutsumi Tamura), dan Tsubame Mizusaki (Misato Matsuoka) yang punya mimpi yang ambisius buat bikin anime buatan mereka sendiri. 

Easy Breezy

Duduk di tengah emang paling ngga enak! (Sumber: Science Saru & Crunchyroll)

Beda dengan kebanyakan anime yang dirilis awal tahun ini, Eizouken cocok ditonton bahkan oleh kalian yang jarang nonton anime karena ceritanya yang simpel dan karakternya yang ngga bikin penonton risih. Walaupun art style-nya agak nyeleneh dibanding anime kebanyakan, tapi Masaki Yuasa dan studionya berhasil nerjemahin art style dari sumber materialnya dan nambahin gaya khasnya sendiri lewat gerakan animasi yang energetik, rapi, dan beda dari yang lain. 

Energetik juga jadi kata yang tepat buat mendeskripsikan Eizouken. Mulai dari opening animenya yang diisi lagu catchy hingga para pemeran utama yang punya karakteristik unik — Asakusa yang mungil tapi hiperaktif dan ndeso kalau ngambek, Kanamori si jangkung yang super serius tapi selalu unjuk gigi, dan Mizusaki yang kelihatan classy tapi aslinya kekanak-kanakan — energi dan vibe yang bikin seru dan senyum-senyum sendiri ini juga nular ke ceritanya yang penuh imajinasi kekanak-kanakan saat 3 cewek ini memvisualisasikan ide dunia yang pengen mereka buat jadi anime. 

Bikin Animasi Ternyata Susah, Ya

Hayo, udah ditagih klien tuh gambarnya. (Sumber: Science Saru dan Crunchyroll)

Proses bikin anime itu sama sekali ngga mudah. Mulai dari ngurusin pendanaan, jari memar karena terus-terusan ngegambar, sampai begadang karena dikejar deadline, aspek-aspek pembuatan anime ini disajikan sebagai drama utama dalam Eizouken dengan realistis dan tetap dibalut humor yang pas. Eizouken juga banyak ngebahas aspek teknis dalam pembuatan animasi lewat cara yang unik: imajinasi dari para karakternya seolah hidup dan punya cerita sendiri dalam sebuah dunia imajiner yang gambarnya kasar, kayak digambar tangan! 

Tapi sama kayak tulisan ini yang harus melalui proses editing terlebih dahulu, ngga ada namanya impian yang ngga dikorbankan karena keterbatasan waktu, biaya, dan permasalahan-permasalahan teknis yang ngga terduga. Eizouken bakal kerasa relatable banget buat kalian yang pernah nekat pengen bikin film atau band dengan budget pas-pasan, dan bikin penonton lebih bisa mengapresiasi kenekatan orang-orang tersebut. 

Here’s to The Crazy Ones!

Bayangin lagi balapan terus lawan balapnya pakeini. (Sumber: Science Saru & Crunchyroll)

Eizouken adalah surat cinta buat orang-orang nekat di industri kreatif yang berusaha mati-matian bikin karya yang mereka mau, ngga peduli seberapa nyeleneh dan sulitnya. Selain super nyeleneh, sama kayak judul-judul anime lain yang disutradarai oleh Masaki Yuasa, dialog di anime ini bener-bener kedengeran nyerocos non stop dan beberapa pilihan animasinya ngga wajar, bahkan buat ukuran fans berat anime sekalipun. 

Di luar dua kelemahan di atas, Eizouken bakal ngasih kalian banyak cerita dan pelajaran yang bikin happy. Semoga setelah nonton ini kalian ngga bakal lagi minta temen yang jago gambar buat ngasih “harga temen”, ya! 

Tonton Keep Your Hands Off Eizouken! di Crunchyroll

Tonton serial ini kalau: lagi bosen sama anime yang gitu-gitu aja danpengen tontonan yang bikin happy, pengen nyoba nonton anime tapi ngga mau yang bikin risih karena kebanyakan fanservice, atau ngefans sama Masaki Yuasa. 

Jangan tonton serial ini kalau: ngga begitu suka nonton animasi dan kurang bisa baca subtitle cepet-cepet. 

Tentang Penulis: 

Seorang pecinta film yang biasa-biasa saja, @tilehopper sudah menulis review kecil-kecilan untuk film semenjak tahun 2018 dan pernah terlibat sebagai programmer untuk acara pemutaran komunitas film.