Ilmuwan Sebut Hantu Jadi Bukti Bahwa Alam Semesta Hanyalah Simulasi

INDOZONE.ID Dipublikasikan 09.06, 22/11/2019 • Dina
Ilmuwan Sebut Hantu Jadi Bukti Bahwa Alam Semesta Hanyalah Simulasi
Seorang ilmuwan komputer bernama Julian Keith, Ph.D dan Curry Guinn, Ph.D menjelaskan teori baru soal alam semesta.

Seorang ilmuwan komputer bernama Julian Keith, Ph.D dan Curry Guinn, Ph.D menjelaskan teori baru soal alam semesta. Teori yang kemukakannya tersebut terbilang aneh dan menyeramkan.

Pasalnya, ia menyebutkan bahwa alam semesta hanyalah simulasi dari komputer yang super canggih, hantu dan indera keenam menjadi buktinya. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dunia ini tidak nyata.

Ilustrasi/Unsplash

Teori tersebut dipresentasikan Guinn di festival film Cucalorus ke-25 pada awal November 2019 di Wilmington, North Carolina, Amerika Serikat.

Guinn pun mencoba memberikan alasan logis menurutnya. Ia mengatakan, manusia bisa terjebak dalam sebuah video game atau percobaan ilmiah dari makhluk dengan kecerdasan super tinggi.

Ia mengatakan, untuk mengetahui kita hidup di dunia simulasi atau tidak, bisa dilihat dari fenomena sederhana seperti Deja Vu, indera keenam hingga hantu yang ia sebut sistem error.

"Gangguan dalam sistem. Deja Vu, seperti dalam film Matrix ketika seorang karakter melihat kucing melintasi pintu berulang kali, mungkin menjadi salah satu kesalahan (glitch) atau bug"

"Hantu, indera keenam, dan kebetulan lain yang pernah kita rasakan bisa menjadi kesalahan dalam sistem. Hukum fisika di alam semesta kita tampaknya dirancang secara khusus dengan seperangkat konstanta yang memungkinkan kehidupan berbasis karbon. Di mana ujung-ujungnya?" demikian pernyataan dari Guinn.

Ia juga mengatakan bahwa game di zaman sekarang sangat jauh berbeda dengan game yang dikembangkan saat 47 tahun yang lalu. Contohnya seperti game VR.

Jika game 50 tahun yang lalu sudah berbeda, bisa dibayangkan perkembangan game pada 500 atau ribuan tahun mendatang.

NASA

Berangkat dari pemikiran inilah Guinn menyebut bahwa manusia sedang terjebak di dalam dunia simulasi game atau eskperimen sains.

Guinn bukan satu-satunya orang yang mengungkap teori tersebut, Elon Musk juga pernah mengatakan hal senada. Ia mengatakan ada satu di antara 1 miliar kemungkinan bahwa manusia berada di dalam simulasi komputer.

Artikel Asli