Ilmuwan Obati Alzheimer Tikus Pakai Cahaya dan Suara

Telset Diupdate 16.30, 18/11/2019 • Dipublikasikan 09.30, 18/11/2019

Telset.id, Jakarta  – Terlepas dari semua kemajuan dalam industri medis, masih saja ada penyakit tertentu yang belum bisa disembuhkan. Dan, satu di antaranya adalah alzheimer atau gangguan kerja otak.

Namun, berkat penelitian para ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology atau MIT, teror alzheimer kini bisa diatasi. Mereka menemukan metode mujarab guna menyembuhkan penyakit tersebut.

Sekadar informasi, alzheimer adalah penyakit yang mengganggu komunikasi neuron otak. Akibatnya, fungsi sel hilang, bahkan berangsur-angsur mati sehingga memengaruhi memori dan perilaku seseorang.

Dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Senin (18/11/2019), para ilmuwan MIT telah menemukan fakta bahwa di dalam otak pasien alzheimer terdapat penumpukan plak yang mengumpulkan jaringan neuron.

Akibat kondisi seperti itu, fungsi sel terpengaruh. Karenanya, dalam melakukan riset penyembuhan alzheimer, para peneliti MIT memanfaatkan cahaya dan suara untuk membersihkan plak-plak di otak tikus.

Metode tersebut sebenarnya didasarkan kepada teknik sebelumnya, tetapi ditambahi beberapa modifikasi lewat penambahan suara. Para peneliti melibatkan korteks prefrontal dan pengurangan amiloid.

Menurut Li-Huei Tsai, peneliti dari MIT Picower Institute for Learning and Memory, saat menggabungkan stimulasi visual dan pendengaran selama seminggu, pelibatan dua kandungan itu jadi sangat dramatis.

“Kami tidak boleh terlebih dahulu gembira. Sebab, tes hanya dilakukan di tikus. Kami belum yakin apakah cara serupa bisa bekerja di tubuh manusia karena frekuensi gelombang otak yang berbeda,” ujarnya. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo