IPW Bandingkan Pernikahan Mewah Kompol Fahrul dengan Hajatan Warga

Jawapos Diupdate 12.01, 04/04 • Dipublikasikan 13.11, 04/04 • Bintang Pradewo
IPW Bandingkan Pernikahan Mewah Kompol Fahrul dengan Hajatan Warga

JawaPos.com – Keputusan mantan Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana menggelar pesta pernikahan di tengah pandemi Covid-19 disesalkan banyak pihak. Bahkan, Indonesia Police Watch (IPW) membandingkan dengan sikap aparat kepolisian yang membubarkan hajatan pernikahan yang digelar masyarakat biasa.

“Publik melihat di mana-mana anggota polisi melarang acara resepsi masyarakat, acara arisan dan lain-lain,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4).

Menurut Neta, beberapa anggota aparat bahkan membubarkan acara masyarakat dengan kata-kata kasar. Padahal resepsi yang diselenggarakan warga ini berskala kecil, berbeda dengan yang dilakukan oleh Kompol Fahrul.

“Kalau pesta meriah di hotel mewah, di depan hidung rakyat, apa polisi polisi itu berani membentak ‘dimana otakmu?’ Kepada Kompol Fahrul dan keluarganya,” ucapnya.

Resepsi pernikahan mantan Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul di tengah pandemi Covid-19. (Istimewa)

“Sikap polisi inilah yang dibalikkan kembali oleh masyarakat ke para polisi tersebut, saat Kompol Fahrul melakukan pesta mewah di hotel bintang lima,” imbuhnya.

Atas dasar itu, Neta berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi jajaran kepolisian supaya bisa bersikap lebih adil kepada masyarakat. “Saya kira hukuman pencopotan jabatan bagi kompol Fahrul sudah cukup berat,” tandasnya.

Sebelumnya, Propam Polda Metro Jaya telah menetapkan Kompol Fahrul bersalah karena menggelar resepsi pernikahan 2 pasca maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dikeluarkan. Sebagai sanksinya dia langsung dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan.

“Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya sejak hari ini yang bersangkutan di mutasikan ke Polda Metro Jaya sebagai Analis Kebijakan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (2/4).

Yusri menjelaskan, hasil pemeriksaan awal, Kompol Fahrul dianggap melanggar disipilin. Dia tidak mengindahkan maklumat dari atasan tertingginya, berupa menggelar acara yang melibatkan banyak orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli