Huni Peringkat 1 Dunia, Kento Momota: Saya Ingin Lebih dari itu!

INDOSPORT.com Diupdate 07.21, 06/08 • Dipublikasikan 09.04, 06/08 • Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis tunggal putra asal Jepang, Kento Momota, mengaku tidak hanya ingin menjadi peringkat 1 dunia saja, tetapi ingin yang lebih.

Kento Momota saat ini merupakan kandidat terkuat legenda tunggal putra selanjutnya setelah Lin Dan memutuskan pensiun dari bulutangkis internasional pada awal Juli sekaligus mengakhiri era Big Four Kings.

Setelah pensiunnya Lin Dan dan berakhirnya era Big Four Kings, Kento Momota yang saat ini berpredikat sebagai pebulutangkis peringkat satu dunia, digadang-gadang akan menjadi kandidat terkuat sebagai raja tunggal putra baru.

Namun, dilaporkan oleh situs olahraga 360badminton yang disadur dari Sponichi, Kento Momota mengakatakan bahwa dirinya tak hanya ingin menempati peringkat satu dunia saja, tetapi ia ingin lebih. Wakil Jepang menyebut, dirinya ingin seperti Lin Dan yang mengenalkan olahraga bulutangkis ke seluruh dunia.

“No. 1 Dunia tidak cukup bagi saya sekarang, ini bukan hanya tentang permainannya tetapi juga tentang statusnya," ujar Kento Momota.

Pebulutangkis peringkat satu dunia itu menuturkan lebih lanjut, ketika dirinya menonton pertandingan final Olimpiade London 2012 yang mempertemukan Lee Chong Wei dan Lin Dan, wakil Jepang mempelajari banyak hal, di mana kedua legenda bulutangkis itu tetap memiliki banyak penggemar meskipun tidak bermain di negara tempat mereka berasal.

Itu sebabnya, Kento Momota mengatakan kalau dirinya ingin seperti Lin Dan dan Lee Chong Wei, mengenalkan bulutangkis ke seluruh dunia dan ia percaya, setelah kedua legenda itu pensiun, maka kini saat bagi dirinya menggantikan posisi mereka.

"Untuk generasi pemain berikutnya, saya harus memimpin olahraga dengan membuat dunia bulu tangkis menjadi lebih menarik," pungkasnya.

Kento Momota sendiri tahun 2020 ini baru meraih gelar Malaysia Masters 2020 dan harus merelakan gelar All England karena mengalami kecelakaan mobil yang menyebabkan dirinya terpaksa absen panjang untuk pemulihan.

Artikel Asli