Hubungan Baik Elis Pemilik Rumah Usang dan Pengelola Apartemen Thamrin

Merdeka.com Dipublikasikan 09.06, 22/09/2019
Rumah Usang di Halaman Belakang Thamrin Residence. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra
Menurut pengakuan Chairul, selama ini hubungan keluarga Elis dengan pengelola apartemen berlangsung baik. Pengelola apartemen juga kerap memberikan kemudahan bagi keluarganya.

Rumah Elis menjadi sorotan media beberapa hari ini. Rumah Elis satu-satunya yang berada di belakang apartemen Thamrin Executive Residence, Jalan Kebon Melati, Tanah Abang Jakarta Pusat.

Elis yang tinggal bersama suami Chairul Bahri dan anaknya, hidup dalam kesulitan. Salah satunya kesulitan memperoleh air bersih.

Setiap harinya, Chairul harus mengangkut 20 galon berisi air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, setelah ramai diberitakan, penderitaan itu nyaris berakhir.

Petugas PDAM Jaya mendatangi rumah Elis pada Minggu (22/9) untuk melakukan pengecekan lokasi. Ini diperlukan untuk kepentingan pemasangan air bersih.

Petugas PDAM sebelumnya sempat menjelaskan, perlu izin dari pengelola apartemen jika ingin memasang air di rumah Elis. Sebab, rumah itu berada di kawasan apartemen.

Chairul menuturkan, masalah pemasangan air bersih yang berada di belakang apartemen Thamrin Executive Residence sudah selesai. PDAM akan segera memasang air bersih di rumahnya jika sudah ada kesepakatan antara dia dan pihak pengelola apartemen. Chairul hanya tinggal menunggu jadwal pemasangan saja.

Pria berusial 72 tahun itu sempat enggan diwawancara awak media. Dia khawatir nantinya hubungan baik dengan pengelola apartemen menjadi memburuk karena maraknya pemberitaan soal rumah di belakang apartemen.

Menurut pengakuan Chairul, selama ini hubungan keluarga Elis dengan pengelola apartemen berlangsung baik. Pengelola apartemen juga kerap memberikan kemudahan bagi keluarganya.

"Selama ini baik-baik, kita sudah dikasih akses jalan," ungkap Chairul.

Pihak pengelola apartemen juga membebaskan keluarga Elis dan Chairul untuk masuk ke rumahnya melalui akses jalan depan apartemen tanpa dikenakan biaya. Bahkan, pihak pengelola sempat membiarkan keluarga Elis menggelar tikar untuk berkumpul dengan keluarga saat hari raya Idul Fitri.

"Malahan saya boleh gelar tikar di sini," ujarnya.

Dia juga sempat ditawari pekerjaan oleh pihak pengelola apartemen. Namun, pekerjaan itu ditolak.

Artikel Asli