Huawei Mate 30 Pro Resmi di Indonesia, Harga Rp 12,5 Juta

Kompas.com Dipublikasikan 07.08, 14/11/2019 • Wahyunanda Kusuma Pertiwi
KOMPAS.com/ OIK YUSUF
Huawei Mate 30 Pro. Layar ponsel ini melengkung di sisi kiri dan kanan, berbeda dari Mate 30 yang hanya rata. Bagian poni di Mate 30 Pro juga lebih lebar karena memuat lebih banyak komponen, termasuk pendeteksi gestur tangan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Mate 30 Pro tak dilengkapi layanan Google Play Store akibat pemblokiran oleh pemerintah AS, Huawei tetap percaya diri menjual ponselnya ke pasar internasional, tak terkecuali di Indonesia.

Huawei Mate 30 Pro resmi diboyong ke Tanah Air setelah dirilis di Munich, Jerman pada September lalu bersama Huawei Mate 30, yang tak ikut dipasarkan ke Tanah Air.

Versi "pro" ini memiliki desain yang mirip dengan saudaranya, terutama bagian layar yang dihiasi bilah poni panjang, bukan bulat seperti kebanyakan smartphone saat ini.

Akan tetapi, poni Huawei Mate 30 Pro lebih panjang dibanding Mate 30. Sebab, poni ini tidak hanya menampung kamera depan beresolusi 32MP (f/2.0) saja, tapi juga sensor pendeteksi gestur gerakan tangan.

Sensor tersebut berguna untuk mengontrol beberapa fungsi ponsel seperti screenshot atau scrolling. Mate 30 Pro memiliki bentang layar 6,53 inci dengan resolusi 2.400 x 1.176 piksel dan rasio aspek 18,5:9.

Baca juga: Kamera Huawei Mate 30 Pro Dinobatkan sebagai Yang Terbaik

Tepian layar dibuat melengkung atau diistilahkan Huawei sebagai "Horizon Display". Tidak ada tombol fisik volume di sisi kanan maupun kiri ponsel dan diganti dengan on-screen slider.

Fitur itu baru muncul setelah mengetukan layar sebanyak dua kali di sisi kanan atau kiri layar. Sementara tombol daya terletak di sisi kanan ponsel.

Beralih ke sektor kamera. Mate 30 Pro dibekali empat kamera yang terdiri dari kamera wide 40 MP (f/1.6, 27mm, OIS) Super Sensing, kamera ultra wide Cine 40 MP (f/1.8, 18mm) SuperSensing camera, kamera telephoto 8 MP (f/2.4, 80 mm, OIS) dengan 3x optical zoom, dan kamera 3D ToF.

Di sektor dapur pacu tertanam chipset besutan Huawei sendiri yakni Kirin 990 yang diapdu dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.

Huawei Mate 30 Pro dibekali baterai 4.500 mAh yang didukung pengisian daya cepat 40W dan fitur wireless reverse charging atau pengisian daya dengan cara menempelkan punggung ponsel ke ponsel Huawei lainnya yang memiliki fitur serupa.

Tanpa Toko Aplikasi Google Play Store

Seperti versi internasional non-China lainnya, Hauwei Mate 30 tidak didukung layanan Google Play Service.

Kendati demikian, perangkat ini tetap menjalankan Android 10 dengan basis OS bikinan Huawei EMUI 10. Itu artinya, sejumlah aplikasi populer Google seperti Gmail, YouTube, dan Google Play Store tidak bisa diakses secara instan.

Baca juga: Ovo dan Blibli Siap Bikin Aplikasi Android untuk Toko Aplikasi Huawei

Kendati demikian, Huawei telah menyiapkan Huawei Mobile Service (HMS) sebagai penggantinya.

Ini bukanlah layanan baru. Huawei sudah menggunakan HMS di China karena di negara asalnya, layanan Google memang sudah diblokir. Sementara itu, pengunduhan aplikasi bisa dilakukan via Huawei App Gallery sebagai pengganti Google Play Store.

Harga dan ketersediaan Mate 30 Pro

Mate 30 Pro dijual dengan harga Rp 12,5 juta. Huawei telah membuka registrasi pre-order beberapa waktu lalu, dan peserta registrasi mulai bisa memesan Mate 30 Pro mulai 15-22 November 2019 di Huawei Experience Store seluruh Indonesia.

Selama masa pre-orde, Huawei menawarkan beragam bonus, mulai dari jaminan tambahan 12 bulan, kupon AppGallery sebesar Rp 350.000, atau subsidi trade in hingga Rp 1 juta.

Produk mulai bisa diambil pada tanggal 23-29 November 2019. Bagi peminat yang belum masuk registrasi pertama, mereka bisa mengikuti periode berikutnya pada 30-31 November 2019.

Penulis: Wahyunanda Kusuma PertiwiEditor: Reska K. Nistanto

Artikel Asli