Hore! Guru, Murid dan Dosen Bakal Dapat Pulsa Gratis dari Pemerintah

SINDOnews Dipublikasikan 10.54, 12/08 • Suparjo Ramalan
Hore! Guru, Murid dan Dosen Bakal Dapat Pulsa Gratis dari Pemerintah
Seorang siswi belajar online di rumah pada tahun ajaran baru 2020/2021. Foto: SINDOnews/Isra Triansyah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan pemberian pulsa gratis untuk murid, guru dan dosen. Program itu, guna mendukung proses belajar mengajar online selama pandemi Covid-19.

Erick menyebut, regulasi untuk program tersebut tengah digodok oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). "Kemarin Kominfo bersama Menteri Keuangan dan Mendikbud sedang mempelajari, apakah ada juga bantuan subsidi pulsa untuk dosen, guru, murid, semuanya. Saya, belum bisa presentasi detail karena itu masih digodok kementerian lain," kata Erick, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Demi Sekolah Daring, Anak-anak di Agam Harus Mendaki Bukit

Erick juga mengatakan, pihak Kominfo dan PT Telkom Indonesia (Persero) sudah memberikan bantuan berupa pulsa murah senilai Rp 1,7 triliun untuk mendukung kegiatan bekerja dan belajar jarak jauh via daring. "Telkom bersama Kominfo sudah memberikan pulsa murah sebanyak Rp 1,7 triliun, bahkan perbulannya untuk Telkom dan Telkomsel Rp 1,4 triliun. Tapi ini kita sebagai catatan datanya ada di Kominfo," ujar Erick.

Baca Juga:Sekolah Daring Bikin Darah Tinggi

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah menggodok skema bantuan pendidikan dalam bentuk pulsa hingga ponsel. Langkah ini diharapkan dapat membantu pelajar dari keluarga miskin selama ini kesulitan melakukan kegiatan pembelajaran secara virtual atau belajar daring. "Ini jadi tantangan baru yang harus kita pecahkan dan kita sedang bahas dengan kementerian terkait gimana kita bisa bantu keluarga-keluarga ini," kata Sri Mulyani.

Artikel Asli