[Hoaks] Tiongkok Peringatkan Akan Serang Indonesia Jika Tragedi 98 Terulang

Medcom.id Dipublikasikan 08.59, 13/12/2019 • https://www.medcom.id
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial

Beredar di media sosial unggahan yang menyebutkan Perdana Menteri Tiongkok memperingatkan Indonesia akan mengirim pasukan bila tragedi 98 terulang. Informasi itu berasal dari artikel dari situs sketsanews.com.

Akun facebook Idris Hady membagikan link artikel tersebut pada Minggu, 8 Desember 2019. Berikut secara lengkap isi artikel dari sketsanews.com:

TAHUKAH…ANCAMAN CHINA..????

KATAKAN KEPADA CHINA: "KETIKA MENGGANGGU KEDAULATAN NEGARA INDONESIA, RAKYAT TIDAK AKAN TINGGAL DIAM"

-------------------------------------------

PM Cina Peringatkan Indonesia, Jika Tragedi 98 Terulang, Cina Akan Kirim Pasukan Ke Indonesia

3 tahun ago

?Li Keqiang

Sketsanews.com, Jakarta – Respon Keras datang dari Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang,Soal suasana politik yang sedang memanas di Indonesia yang mengusik kenyamanan warga keturunan tionghua yang ada di Indonesia.

Kabar soal aksi damai 4 November yang berakhir dengan aksi rusuh dan penuh dengan nada ancaman yang mengarah pada etnis Tiong Hua terdengar sampai kenegri China.PM Li Keqiang pun mengadakan konfrensi pers siang lalu bersama pejabat negara lainnya di Kantor Perdana Menteri China,Taipei,yang diliput stasiun televisi international.

Jelas sekali dalam konfrensi pers itu,Perdana Menteri negara tirai bambu tersebut,menyampaikan perihatinnya akan kondisi yang sedang terjadi di Indonesia.PM li juga menyayangkan etnis tiong hua kembali menjadi incaran adu domba oleh beberapa politikus Indonesia demi mengambil kekuasaan secara tidak sehat.

PM Li berharap pemerintah Indonesia bisa mengambil keputusan tegas dan bijak dengan apa yang terjadi saat ini.PM li sangat tidak menginginkan peristiwa kelam ditahun 1998 yang menjadikan etnis TIong Hua sebagai korban terulang lagi di Indonesia.Karena menurutnya kejadian itu harusnya tidak boleh terjadi lagi dinegara yang sudah memiliki banyak kemajuan dan perkembangan sedemikian rupa.

“Tentunya saya sudah mendengar kabar dari negara tetangga kita,Indonesia yang sedang mengalami gejolak politik yang bercampur dengan urusan agama dan etnis”Ujar PM Li dalam konfrensi persnya

“Kami sebagai negara sesama Asia turut perihatin melihat ini,Saya berharap yang terbaik untuk Bapak Presiden Jokowidodo dapat segera menenangkan suasana dan menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan mencegah aksi-aksi yang dapat memecah bela negaranya”

“Namun tidak lepas saya adakan konfrensi pers ini,Saya ingin menegaskan bahwa Pemerintahan kami tidak mau dan tidak mengkhendaki,Jikalau sampai kejadian yang paling kelam terjadi pada tahun 1998 di Indonesia terulang kembali.Dijaman itu telah banyak warga keturunan kami disana diperlakukan secara kejam dan dibunuh.”Sambungnya

 

“Jika memang Pemerintah gagal melindungi warga keturunan kami disana,dan terulang lagi sejarah kelam itu.Maaf jika kami pemerintah Tiongkok pun akan mencoba menaikkan banding kami ke Badan Persatuan Bangsa-Bangsa untuk mengirimkan pasukan pengamanan kami ke Indonesia,Demi memindahkan keturunan kami disana”

“Serta hubungan dari segi bisnis,perdagangan,bilateral,dan yang lainnya benar-benar akan kami putus dengan Indonesia.Mohon maaf sebelumnya tapi kami juga mempunyai hak untuk melindungi warga keturunan kami dimanapun mereka berada,Jika terjadi penindasan secara sosial dan nyawanya terancam.Tapi tetap dibalik itu semua kami tidak akan mendahului Pemerintahan RI”Tegasnya

“Maka itu saya berharap Presiden dan para Menteri di Indonesia dapat menyelesaikan masalah yang terjadi dengan sebaik-baiknya tanpa memakan korban dari pihak manapun.Karena sesungguhnya yang sedang terjadi saya tahu betul adalah tindakan politisi Indonesia yang sedang bergejolak dengan menggunakan,mengambing hitamkan etnis tiong hua sebagai sasaran”Tutupnya, sebagaimana dikutip dari SuaraNKRI

Hal tersebut merupakan penggalan isi dari konfrensi pers yang di selenggarakan oleh PM Li,Sisa perbincangan dari konfrensi pers itu hanya membahas tentang pertukaran warga negara di Asia yang memang sudah direncanakan oleh seluruh anggota Asean.

Penelusuran:

Setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Informasi serupa sempat muncul pada tahun 2016, pasca peristiwa Aksi pada tanggal 4 November 2016 atau dikenal dengan nama Aksi 411.

Dilansir dari turnbackhoax.id, hoaks lama tersebut sudah pernah ditanggapi oleh pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Pihak Kemenlu sudah melakukan klarifikasi kepada pihak Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hasil klarifikasi itu diketahui bahwa Perdana Menteri RRT tidak memberikan pernyataan seperti pada isu yang beredar kala itu.

“Selamat sore tweeps, hati-hati dengan pemberitaan dari media online seperti ini,” cuit akun Twitter Resmi Kemenlu (@Kemlu_RI) pada tanggal 8 November 2016.

 

Selamat sore tweeps, hati-hati dengan pemberitaan dari media online seperti ini. pic.twitter.com/nEvhQzN12w

— MoFA Indonesia (@Kemlu_RI) November 8, 2016

Kesimpulan:

Klaim bahwa Perdana Menteri Tiongkok memperingatkan Indonesia akan mengirim pasukan bila tragedi 98 terulang adalah hoaks. Hoaks tersebut masuk dalam kategori Fabricated Content (konten palsu) Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.

Referensi:

https://twitter.com/Kemlu_RI/status/795926974359162880?ref_src

https://turnbackhoax.id/2019/12/10/salah-pm-china-peringatkan-indonesia-akan-kirim-pasukan-bila-tragedi-98-terulang/

Sumber:

https://www.facebook.com/groups/286665658682872/permalink/434554840560619/

https://sketsanews.com/pm-cina-peringatkan-indonesia-jika-tragedi-98-terulang-cina-akan-kirim-pasukan-ke-indonesia/?fbclid=IwAR1LewzbQ0nmkYr29Hazf-dY18u21cC3Qm9ymkj0SEa5dXgeyt1RxdKIdbo

 

Artikel Asli