Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Kompas.com Dipublikasikan 14.59, 21/01 • Kontributor Baubau, Defriatno Neke
DEFRIATNO NEKE
La Arimansi (87), seorang kakek warga Desa Wakuli, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, hilang dama hutan selama 10 hari. Saat ditemukan, keadaan kakek tersebut dalam keadaan terbaring dan lemas di hutan Bonto, Kota Baubau, Selasa (21/1/2020)

BAUBAU, KOMPAS.com – La Arimansi (87), seorang kakek asal Desa Wakuli, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, ditemukan selamat setelah hilang dalam hutan selama 10 hari. 

Saat ditemukan, kakek tersebut dalam keadaan terbaring dan lemas di hutan Bonto, Kota Baubau. 

“Kita temukan korban dalam keadaan lemas. Kita langsung evakuasi dan langsung bawa ke perumahan terdekat,” kata Komandan Pos SAR Baubau, Hasruddin Ere, saat ditemui di kantornya, Selasa (21/1/2020). 

Baca juga: Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Sebelum hilang, La Arimansi hendak menuju ke kebunnya seorang diri di Desa Wakuli. Namun, ia tersesat. 

Ia pun tersesat dalam hutan selama 10 hari dan baru ditemukan seorang warga yang melintas dalam hutan. 

Petugas Pos Sar Baubau bersama Polres Baubau mengevakuasi korban. 

“Kakek itu ditanya bertahan makan apa, cuma dia bilang minum air tumbuhan rotan saja di dalam hutan,” ujar Ere. 

Kakek tersebut kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan.

Baca juga: Kakek Perkosa Anak di Bawah Umur, Nekat Minum Racun Tikus Saat Didatangi Polisi 

Penulis: Kontributor Baubau, Defriatno NekeEditor: David Oliver Purba

Artikel Asli