Henderson Pernah Sakit Hati Hingga Berniat Hajar Suarez

CNN Indonesia Dipublikasikan 15.38, 15/11/2019 • CNN Indonesia

Gelandang Liverpool Jordan Henderson mengaku pernah sakit hati sampai-sampai ingin menghajar Luis Suarez.

Pasalnya, Henderson muda pernah punya pengalaman menyebalkan pada sesi latihan bareng Suarez di Liverpool. Ia sempat frustrasi menanggapi ulah bintang Uruguay itu.

"Ia mengangkat tangan yang mengisyaratkan 'apa yang dia lakukan?'. Seolah-olah saya tidak layak berada di sana," sambungnya.

Henderson muda mungkin bisa memahami teguran dari Suarez yang berstatus pemain senior. Namun, ia tak mampu menyembunyikan kekesalan karena ia mendapat perlakuan yang sama lebih dari sekali.

"Dia melakukan itu hingga mencapai tiga kali dan kemudian emosi saya meledak dan siap untuk menghajarnya," ujar pemain yang kini mengemban ban kapten Liverpool.

Namun, emosi Henderson mereda setelah pertandingan Liverpool vs Stoke City. Suarez yang kini berseragam Barcelona, berhasil mencetak gol lewat skenario yang dibangun Henderson.

Henderson Pernah Sakit Hati Hingga Berniat Bunuh Suarez

Henderson mendapat cerita mengejutkan dari rekan setimnya, Lucas Leiva. Gelandang asal Brasil itu membeberkan Suarez sudah memprediksi Henderson bakal tampil sesuai rencana karena termotivasi di sesi latihan.

"Sejak saat itu saya benar-benar memiliki hubungan yang sangat baik dengan Suarez. Saya memiliki hubungan dekat hingga ia hari terakhirnya di Liverpool dan berlanjut sampai sekarang," tutur Henderson.

Artikel Asli