Hendak Beri Makan Kambing, Peternak Temukan Pelajar SMP Gantung Diri

Merdeka.com Dipublikasikan 20.32, 14/10/2019
Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com
Menurut Kristofer, dia mencium aroma tak sedap di sekitar lokasi kejadian. Ketika melihat banyak lalat dalam rumah kosong tersebut, karena curiga dia kemudian melihat dari balik jendela dan ditemukan jasad yang menggantung dengan seutas tali nilon.

Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri di rumah kosong di RT 03, RW 01, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Senin (14/10).

Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini diketahui bernama Yohanes Sinaga. Jasad Yohanes Sinaga pertama kali ditemukan oleh seorang warga atas nama Kristofel Key, ketika hendak memberi makan ternak kambingnya.

Menurut Kristofer, dia mencium aroma tak sedap di sekitar lokasi kejadian. Ketika melihat banyak lalat dalam rumah kosong tersebut, karena curiga dia kemudian melihat dari balik jendela dan ditemukan jasad yang menggantung dengan seutas tali nilon.

"Saya lihat begitu langsung menghubungi Bhabinkabtibmas kelurahan Tuak Daun Merah, yang kebetulan tinggal di sekitar lokasi kejadian," katanya.

Mendapat laporan, Kepolisian Resor Kupang Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi terhadap jasad korban. Di samping jasad, polisi juga menemukan sepucuk surat yang ditujukan kepada seorang bernama Nahor L. Takaeb, yang belakangan diketahui sebagai paman korban.

Informasi yang dihimpun, Yohanes merupakan anak yatim. Ibunya dibunuh oleh sang ayah beberapa tahun lalu, sehingga ayahnya masih mendekam di penjara. Sejak kematian ibunya, Yohanes diasuh oleh Nahor L. Takaeb di Jalan Amanuban, Kelurahan Oebufu.

Artikel Asli