Heboh! Wanita Ini Sempat Kaget saat Istrinya Ingin Transgender, Kini Jadi Punya Suami!

HerStory Dipublikasikan 06.10, 04/08/2020 • Suci Risanti Rahmadania

Baru-baru ini seorang wanita asal Florida sempat kaget karena pengakuan dari istrinya yang ingin menjadi transgender. Awalnya, pasangan sesama jenis ini sudah menikah selama 4 tahun lamanya. Diketahui, wanita asal Florida ini bernama Blay Batchelor berusia 27 tahun. Ia menikah pada tahun 2016 dengan Istrinya bernama Kai-De Batchelor berusia 31 tahun.

Walaupun begitu, kehidupan Blayr berubah saat istrinya ingin menjadi transgender sekitar dua tahun yang lalu. Pengakuan tersebut sempat membuat Blayr kaget karena sang istri ingin berganti jenis kelamin.

Merangkum dari Daily Mail, Selasa (4/8/2020) hal tersebut tentu saja tak mudah bagi Blayr. Meskipun Blayr sedih, ia tetap hidup bersama pasangannya dan mendukungnya karena ia mencintai sosok istrinya tersebut.

"Aku enggak peduli apakah Kai-De laki-laki atau perempuan. Aku hanya mencintainya," ungkap Blayr.

"Aku tahu transisi ini akan membuatnya bahagia. Butuh waktu bagiku untuk memprosesnya karena kami sudah pacaran lima tahun dan Kai-De selalu bangga menjadi lesbian," tambahnya.

Tak hanya itu, Blayr juga enggak menyangka kalau istrinya mengalami masalah dengan identitasnya. Tapi, masalah tersebut mala membuat keduanya semakin dekat.

"Rasanya masih baru bagiku dipanggil dengan sebutan laki-laki, tapi banyak orang sudah memanggilku dengan sebutan tuan sebelum aku menjadi transgender," ungkap Kai-De.

Kai-De, istrinya Blayr mengaku kalau dirinya tak ingin mengganti nama. Baginya, nama tersebut tetap cocok digunakan walaupun ia berubah menjadi laki-laki.

"Aku takut memberitahu orang lain tentang fakta ini. Aku takut akan ditolak. Ketika akhirnya aku memberitahu Blayr, beban berat itu terangkat dari bahuku. Ini adalah sesuatu yang selalu kuyakini." tutur Kai-De

Awalnya, Kai-De mengaku kalau dirinya sudah menjadi seorang transgender sejak September 2018 lalu. Bahkan, Kai-De yakin kalau dirinya sudah menjadi laki-laki sejak umur 4 atau 5 tahun.

Saat masih kecil, Kai-De sudah pernah meminta melakukan operasi untuk mengubah jenis kelaminnya. Tapi, permintaan itu dihiraukan oleh orang-orang terdekatnya termasuk orang tua. Mereka menganggap kalau Kai-De hanya tomboi.

"Aku didandani agar cocok masuk ke dalam dunia perempuan dan kupikir itu adalah satu-satunya dunia di mana aku bisa hidup. Menjadi lesbian terasa seperti satu-satunya pilihan," tambah Kai-De.

Kini, Kai De sudah melakukan berbagai terapi hormon testoteron. Ia dengan Blayr juga baru- baru ini merayakan ulang tahun pernikahannya yang keempat. Sementara Blayr, sudah berusaha menerima kalau dirinya memiliki sang suami alih-alih istri.

Artikel Asli