Heboh! Sekelompok ABG Kendarai Motor Tenteng Senjata Tajam di Cibubur

SINDOnews Dipublikasikan 08.16, 27/09 • Okto Rizki Alpino
Heboh! Sekelompok ABG Kendarai Motor Tenteng Senjata Tajam di Cibubur
Tangkapan layar video yang diunggah akun Instagram @jabodetabek.terkini.

Sebuah video sekelompok remaja mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam di kawasan Cibubur pada Jumat 25 September 2020 mendadak viral. Video itu diunggah akun Instagram @jabodetabek.terkini.

Akun tersebut memberi caption,'Bagi yang punya saudara atau kerabatnya yang sering pulang malem kerja lewat jalur alternatif Cibubur hati hati sedang rawan gengster'. Dalam video itu ada sekitar 5 unit sepeda motor yang dinaiki secara berboncengan melakukan konvoi sambil menenteng senjata tajam.

Lihat postingan ini di Instagram

Bagi yang punya saudara atau kerabat nya yang sering pulang malem kerja lewat jalur alternatif Cibubur hati hati sedang rawan gangster (jkt, 25 sept 2020) . . . . . Untuk update info terkini se Jabodetabek? . Follow: @jabodetabek.terkini Follow: @jabodetabek.terkini Follow: @Jabodetabek.terkini . Follow sekarang nanti di follow back! . Jabodetabek terkini, update info terkini se Jabodetabek! . . . . . #jabodetabekterkini #infojabodetabek #jabodetabekinfo #jakarta #jabodetabekkar #jabodetabekolshop #bekasi #depok #cikarang #cikaranghits #urbancikarang #depokhits #tangerang #tangerangselatan #bogor #bogorhits #bogorpisan #bogorian #bekasihits #bekasiterkini #bekasibanget #tangerangkota #jakartaterkini

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jabodetabek Terkini (@jabodetabek.terkini) pada 25 Sep 2020 jam 6:52 PDT

Wakapolres Jakarta Timur, AKBP Steven Tamuntuan mengatakan, pihaknya tengah memastikan kebenaran video tersebut. Sebab, lanjut dia, kawasan Cibubur yang dimaksud dalam video viral tersebut apakah masuk ke wilayah Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, atau Depok.

"Kita tindak lanjuti ya, di video itu kan terlihat pelat nomornya. Apabila pelakunya ditemukan akan kami tindak tegas," kata Steven saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020).

Steven menuturkan, untuk mengantisipasi tindak kriminal di wilayah perbatasan pihaknya bakal menambah waktu patroli malam. "Sekarang masih penyelidikan. Patroli malam hari untuk antisipasi gangguan keamanan juga kita terus lakukan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciracas Kompol Rudy Haryanto mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap video viral tersebut, dipastikan bahwa lokasi video bukan diambil di wilayah Jakarta Timur. "Kalau di Cibubur, Jakarta Timur tidak ada proyek flyover. Tapi kita tetap mengantisipasi segela kemungkinan, kita lakukan patroli khususnya di Kecamatan Ciracas," pungkasnya.

Artikel Asli