Heboh, Harimau di Kebun Binatang NY Batuk, Positif Kena COVID-19

Trending Now! Dipublikasikan 03.46, 06/04
Source: commons.wikimedia.org
Source: commons.wikimedia.org

Seekor harimau di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat, tengah menjadi pusat perhatian banyak orang setelah melalui tes diketahui telah positif terpapar virus korona baru COVID-19. Harimau Melayu berusia 4 tahun tersebut menjadi kasus binatang yang terinfeksi COVID-19 pertama di benua Amerika.

Harimau jeis betina yang bernama Nadia ini, sebelumnya telah memperlihatkan gejala sakit sejak 27 Maret. Selain Nadia, ada 6 kucing besar di kandang yang sama, juga telah mengalami gejala batuk kering. Mereka juga dilaporkan telah mengalmai penurunan nafsu makan belakangan ini. Meski demikian, dari seluruh satwa kucing besar di kebun binatang Bronx, baru Nadia yang dites karena harus dibius terlebih dahulu.

Sejumlah hewan lainnya juga telah dilakukan tes, namun hanya Nadia yang hasilnya menunjukkan positif terinfeksi COVID-19. Penemuan ini membuat khawatir banyak orang, seperti @CharlesMBlow melalui sebuah tweet yang kini telah disukai ratusan orang, terkejut binatang dapat terinfeksi juga. Berita selengkapnya klik di sini.

Wait, animals can get it? —-> Bronx Zoo tiger tests positive for coronavirus https://t.co/kvEZVKpS2d via @nypmetro

— Charles M. Blow (@CharlesMBlow) April 5, 2020

Kebun Binatang Bronx telah ditutup sejak 16 Maret yang lalu ketika virus korona mulai merebak di New York. Dicurigai bahwa Nadia telah terinfeksi dari salah satu penjaga kebun binatang, yang belum menunjukkan gejala COVID-19.

Selain Nadia, diketahui terdapat 2 hewan di dunia yang telah dites positif terinfeksi COVID-19. Kedua binatang tersebut juga adalah kucing, satu berlokasi di Hong Kong, satu lagi berada di Belgia. Mereka terinfeksi COVID-19 melalui droplets alias tetesan partikel kecil melalui pernapasan, oleh pemiliknya yang terlebih dahulu terpapar virus korona.

Meski begitu para pemilik hewa tidak perlu khawatir karena belum terdapat bukti bahwa hewan dapat menyebarkan virus COVID-19 ke manusia. Meski telah ada beberapa kucing yang terinfeksi, kemungkinan hewan lain seperti anjing, bebek, ayam, dan babi untuk terinfeksi COVID-19 adalah sangat kecil. 

Pada akhir Februari kemarin, seekor anjing di Hong Kong juga telah menunjukkan hasil positif setelah dites untuk COVID-19, namun hanya pada tingkat yang rendah. Disimpulkan bahwa anjing tersebut tidak terinfeksi COVID-19, tetapi virus tersebut hinggap di permukaan tubuh anjing termasuk di hidung di mana sampel tes tersebut diperoleh. 

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, WHO menyarankan para pemilik binatang peliharaan untuk membersihkan permukaan tubuh hewan termasuk telapak kakinya, setelah membawanya untuk berjalan ke luar rumah. 

Para pemilik hewan juga diingatkan untuk mencuci tangannya dengan air dan sabun setelah membersihkan hewan. Ternyata, tidak hanya manusia yang rutin mencuci tangan untuk mencegah COVID-19. Orang utan bernama Sandra di Kebun Binatang Buenos Aires, Argentina, terlihat telah mengadopsi kebiasaan baru tersebut. Ia diketahui meniru perilaku yang sering dilakukan para penjaga kebun binatang.

Sandra the orangutang started washing her hands because she saw all the zookeepers doing it repeatedly during the COVID-19 crisis.
Wash your hands.
Be more like Sandra.🌎❤️🧼🌎 pic.twitter.com/t8TTizDGeD

— Rex Chapman🏇🏼 (@RexChapman) April 1, 2020