Hasil Swab 126 Warga di Desa Abuan Bangli Negatif Covid-19

Merdeka.com Dipublikasikan 13.11, 01/05

                Dewa Made Indra. ©2020 Istimewa
Warga di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kabupaten Bangli yang telah menjalani rapid test sebanyak 1.210 orang dan hasilnya ada sebanyak 443 orang reaktif. Kemudian, dari 443 orang reaktif diambil swab-nya sebanyak 126 orang dan hasilnya adalah negatif Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan mengenai hasil swab warga di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kabupaten Bangli, Bali.

Dia mengatakan, bahwa warga di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kabupaten Bangli yang telah menjalani rapid test sebanyak 1.210 orang dan hasilnya ada sebanyak 443 orang reaktif. Kemudian, dari 443 orang reaktif diambil swab-nya sebanyak 126 orang dan hasilnya adalah negatif Covid-19.

"Dari 443 itu, kemarin telah diambil spesimen swabnya sebanyak 126 orang. Kemudian, tadi pagi kita lakukan uji laboratorium di RSUP Sanglah menggunkaan metode PCR dan tadi sore hasilnya keluar 126 yang kita tes swab itu hasilnya negatif," kata Indra, di Denpasar, Bali, Jumat (1/5) malam.

Sementara, rapid test lanjutan dilakukan kembali pada Jumat (1/5) pada warga di Desa Abuan sebanyak 669 orang. Kemudian, dari 669 orang itu ditemukan ada 4 orang yang reaktif dan langsung dilakukan pengambilan swab-nya.

"Selanjutnya tadi pagi, juga dilakukan rapid tes lanjutan. Jadi tadi, dari 669 orang itu kedapatan reaktif atu positif rapid test itu sebanyak 4 orang. Kemudian, dilakukan pengambilan swab juga. Swabnya ini akan diuji besok di laboratorium," ujar Indra.

Indra juga menyebutkan, dari 669 orang itu juga diambil swab-nya sebanyak 183 orang dan pada esok harinya akan diuji di laboratorium RSUP Sanglah untuk mengetahui hasilnya.

"Besok, kita upayakan bisa diuji laboratrium meski pun tidak semuanya. Karena, kapasitas laboratrium kita dalam satu hari menguji sedemikian banyak swab tentu dilakukan bertahap. Tadi, pagi sampai jam 4 sore kami mengambil swab 183 spesimen besok kita uji laboratorium lagi dan mudah-mudahan hasilnya negatif," ujar Indra.

Seperti diketahui, di Desa Abuan, Kabupaten Bangli, Bali akan melakukan karantina wilayah untuk mencegah penyebaran covid-19 secara mandiri. Hal itu, dilakukan setelah 8 warga di Banjar Serokadan sempat kontak dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa gejala dan emudian dinyatakan positif Covid-19.

Artikel Asli