Hasil Deteksi Wajah, Pemeran Video Mesum Berseragam ASN Bukan Pegawai Pemprov Jabar

Merdeka.com Dipublikasikan 13.26, 19/09/2019
Ilustrasi Video Porno. ©2015 Merdeka.com
Pemprov Jawa Barat pun mendukung Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk mengusut oknum maupun penyebar foto dan video tersebut untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menindaklanjuti kasus foto dan video asusila diduga dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jawa Barat. Hasil penyelidikan sementara, perempuan dalam foto dan video tersebut tidak terdata sebagai pegawai Pemprov Jabar.

Kepala Bidang Pengembangan dan Karir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya melalui sistem deteksi wajah telah membandingkan gambar wanita tersebut dengan foto database PNS Provinsi Jabar. Dari hasil penelusuran dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara (BKN) bukan pegawai Pemprov Jabar.

"Yang bersangkutan bukan PNS Pemprov Jawa Barat," tegas Dedi melalui siaran pers yang diterima, Kamis (19/9).

Dia mengatakan, penelusuran ini bekerjasama dengan anggota Cybercrime Polda Jabar. "Dibantu Cybercrime Polda Jawa Barat, kami membandingkan dengan foto database PNS Provinsi Jabar menggunakan sistem database PNS Jawa Barat serta SAPK BKN," tambahnya.

Kini, dengan adanya kepastian bahwa perempuan dalam video asusila dan foto tersebut bukanlah salah satu dari PNS Pemprov Jabar maka kasus ini diserahkan ke polisi.

Pemprov Jawa Barat pun mendukung Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk mengusut oknum maupun penyebar foto dan video tersebut untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, aktivitas seksual tersebut tersebar di media sosial Twitter. Diduga, hal itu dilakukan oleh dua orang di dalam mobil. Namun, tampilan visual hanya menunjukkan perempuan saja. Gambar itu diduga diambil oleh lelaki melalui ponsel.

Ada empat foto yang ditampilkan dalam unggahan akun Twitter anonim tersebut. Sejumlah foto wajah dan seragam dikenakan perempuan itu ditutup, tapi ada satu foto yang menampilkan wajah dan logo seragam dengan jelas.

Diketahui, unggahan foto dilakukan pada 14 September 2019. Namun, identitas dari perempuan dan lelaki tersebut belum diketahui.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jabar, Hermansyah membenarkan bahwa logo yang terpasang dalam seragam perempuan tersebut adalah logo dari Pemprov Jabar. Namun, kebenaran mengenai kepegawaiannya masih harus ditelusuri.

"Itu lambang Jabar memang iya. Tapi apakah itu memang dia pegawai Pemprov Jabar nah itu belum jelas," ujar Hermansyah.

Selain foto, video mengenai kasus itu beredar di medsos dengan durasi 2 menit 20 detik. Rekaman itu diunggah oleh akun anonim berbeda dengan pengunggah foto.

Aktivitas seksual tersebut dilakukan di dalam mobil dengan pengambilan sudut gambar diambil diduga oleh pasangannya, dari satu sisi yang menyorot perempuan berpakaian ASN Pemprov Jabar.

Artikel Asli