Hak-hak Untuk Karyawan Yang Kena PHK, Apa Saja?

LINE JOBS Dipublikasikan 02.00, 19/10/2019 • Dewi Tifani

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan salah satu langkah perusahaan untuk mengurangi jumlah karyawan yang biasanya dilakukan saat kondisi perusahaan sedang tidak stabil sehingga perlu menekan pengeluaran, yang salah satunya adalah gaji karyawan. Dalam arti sesungguhnya, PHK adalah pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan perusahaan tempat bekerja. 

Sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan pasal 61 No. 13 Tahun 2003, sebuah perjanjian kerja berakhir apabila karyawan meninggal dunia, jangka waktu kerja telah selesai, atau keadaan tertentu yang tercantum pada perjanjian kerja dan/atau peraturan perusahaan yang menyebabkan berakhirnya perjanjian kerja. Meski hubungan kerja sudah berakhir, karyawan yang dikenakan PHK berhak untuk mendapatkan kompensasi. Yuk kenali beberapa jenis kompensasi yang merupakan hak dari karyawan yang dikenakan PHK!

1. Uang Pesangon

Berikut ini adalah ketentuan perhitungan pesangon berdasarkan UU Ketenagakerjaan no.12 Tahun 2003 pasal 156 ayat (2). 

Ketentuan perhitungan pesangon berdasarkan UU Ketenagakerjaan no.12 Tahun 2003 pasal 156 ayat (2)
Ketentuan perhitungan pesangon berdasarkan UU Ketenagakerjaan no.12 Tahun 2003 pasal 156 ayat (2).

Contoh kasus: Pak Agus terkena PHK oleh perusahaan setelah 11 tahun bekerja dan gaji terakhir yang diterima Pak Agus di perusahaan tersebut adalah Rp. 10.000.000 (termasuk didalamnya adalah gaji pokok dan berbagai tunjangan tetap lainnya yang dibayarkan setiap bulan). Maka, berdasarkan tabel diatas uang pesangon yang diterima Pak Agus adalah 9 bulan gaji x Rp. 10.000.000 = Rp. 90.000.000. 

2. Uang Penghargaan Masa Kerja (UMPK)

Jika merujuk pada UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, tertulis bahwa sebenarnya bukan hanya uang pesangon saja yang wajib dibayarkan oleh perusahaan saat melakukan PHK. Selain uang pesangon, karyawan yang di PHK juga berhak memperoleh Uang Penghargaan Masa Kerja (UMPK). Sama seperti pesangon, UMPK juga diberikan berdasarkan masa kerja karyawan yang di PHK tersebut. Namun, perhitungan UMPK sedikt berbeda dengan uang pesangon.

Berikut adalah ketentuan perhitungan UMPK berdasarkan UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 ayat (3).

Ketentuan perhitungan UMPK berdasarkan UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 ayat (3).
Ketentuan perhitungan UMPK berdasarkan UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 ayat (3).

3. Uang Penggantian Hak

Hak ketiga yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan yang di PHK adalah Uang Penggantian Hak (UPH). UPH yang diterima karyawan tersebut meliputi: cuti tahunan yang belum gugur atau belum pernah diambil, biaya transportasi (ongkos perjalanan karyawan/pekerja dan keluarganya ke perusahaan tempat pekerja diterima bekerja), dan penggantian biaya berobat dan perumahan sebesar 15% dari total uang pesangon dan/atau UMPK karyawan.

4. Hak-hak lain

Hak-hak yang dimaksud adalah hak-hak selain daripada uang pesangon, UMPK, dan UPH sebagaimana tercantum dalam perjanjian kerja atau peraturan perusahaan. Hak-hak ini mungkin berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Uang pesangon, UMPK, dan UPH sesuai dengan perhitungan diatas, akan diberikan kepada karyawan yang mengalami PHK karena:

1. Pekerja melakukan pelanggaran Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama dan sudah mendapat 3 kali peringatan berturut-turut (UU Ketenagakerjaan Pasal 161)

2. Terjadi peleburan, penggabungan atau perubahan status perusahaan dan pekerja tidak bersedia melanjutkan hubungan kerja (UU Ketenagakerjaan Pasal 163)

3. Perusahaan tutup karena keadaan memaksa (force majeur) (UU Ketenagakerjaan Pasal 164 ayat 1) 

4. Perusahaan pailit (UU Ketenagakerjaan Pasal 165 ayat 1)

5. Pekerja sakit berkepanjangan atau mengalami kecelakaan kerja dan tidak dapat melakukan pekerjaannya setelah melampaui batas waktu 12 (dua belas) bulan (UU Ketenagakerjaan Pasal 172 ayat 1) 

Nah, itulah hak-hak yang layak didapatkan oleh karyawan yang mendapatkan PHK. Pemerintah telah menjamin hak Anda sebagai pekerja jika Anda mendapatkan PHK. Namun, akan lebih jika hal tersebut tidak sampai terjadi, ya! Semoga informasi yang LINE Jobs berikan kali ini dapat bermanfaat dan memberikan motivasi bagi Anda. Bagi Anda yang sedang giat mencari pekerjaan, berikut adalah beberapa lowongan pilihan dari LINE Jobs khusus untuk Anda pengguna setia LINE Jobs. Ayo cari kerja!

LOWONGAN REKOMENDASI

1. Secretary - PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group)

2. Assistant Editor Nasional (Solo) - PT Kompas Cyber Media

3. Customer Relations Officer - Indomobil Nissan Datsun