Habib Rizieq Dibawa ke RS UMMI Bogor, Begini Kondisi Terakhirnya

iNews.id Dipublikasikan 10.46, 26/11/2020 • Puteranegara Batubara
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dibawa ke RS UMMI Bogor. (Foto: SINDOnews)
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dibawa ke RS UMMI Bogor. (Foto: SINDOnews)

BOGOR, iNews.id - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI, Bogor, Jawa Barat. Habib Rizieq dikabarkan menjalani cek kesehatan menyeluruh atau general check up.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang mendapat informasi dari pimpinan rumah sakit. Bima menyebut Habib Rizieq dalam kondisi baik.

"Pimpinan rumah sakit tersebut menyampaikan kepada saya saat ini Habib Rizieq dalam keadaan baik setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Hasilnya juga sejauh ini baik," kata Bima di Bogor, Kamis (26/11/2020).

Bima mengatakan Habib Rizieq juga menyampaikan pesan kepada pimpinan rumah sakit untuk tidak menerima kunjungan terlebih dahulu agar fokus pada pemulihan kesehatan. Politikus PAN itu belum bisa menyampaikan kondisi Habib Rizieq lebih detail karena baru menerima informasi hari ini.

"Saya baru mendapat informasinya hari ini. Habib Rizieq menyampaikan tidak ingin dijenguk dulu oleh siapapun karena ingin istirahat dulu. Jadi minta diberi kesehatan untuk beristirahat total," ucapnya.

Sementara itu Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif mengonfirmasi kabar tersebut. Menurutnya Habib Rizieq sengaja datang ke RS UMMI untuk melakukan general check up.

“Sejak kemarin IB-HRS (Habib Rizieq Shihab) datang ke RS UMMI meminta general chek-up karena sempat kelelahan saat disambut, disalami, dipeluk, dan dicium ribuan umat Islam yang rindu serta antusias,” kata Slamet saat dihubungi di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Slamet menjelaskan imam besar FPI itu sedang berisitrahat total. Bahkan Habib Rizieq enggan menerima tamu untuk membesuk, termasuk pengurus FPI ataupun PA 212.

“Beliau saat ini menolak semua tamu membesuk, termasuk pengurus DPP FPI sekali pun. sejak awal kami hanya tahu istirahat total di suatu tempat dan tidak boleh ada yang ganggu. Termasuk Pengurus FPI dan PA 212 pun tidak diizinkan bertemu,” ujarnya.

Artikel Asli