Guru Menangis Haru Setelah Diberi Hadiah Sepatu oleh Muridnya, Untuk Jalan Jauh

hai-online.com Dipublikasikan 07.32, 16/08/2019 • Ricky Nugraha
Cesar Punzalan yang menangis saat diberi hadiah kejutan oleh murid-muridnya

HAI-online.com - Guru dalam berbagai jenjang pendidikan memang kerap dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. 

Banyak cerita mungkin pernah kita dengar tentang pengorbanan para guru yang mungkin nggak setimpal dengan ilmu yang diberikannya.

Mulai dari guru yang mendapat gaji tak seberapa, bahkan ada yang rela nggak digaji, atau guru yang menempuh jarak jauh demi mengajar muridnya.

Seperti seorang guru di Filipina ini yang menempuh jarak 8 kilometer setiap harinya untuk mengajar murid-muridnya di Immaculate Heart of Mary School di Laguna, Filipina.

Jauhnya jarak yang ditempuh tiap hari oleh guru bernama Cesar Punzalan itu pun sampai membuat sepatu yang dikenakannya rusak parah.

Dedikasinya yang tinggi untuk mengajar ini ternyata diperhatikan oleh para muridnya. Mereka pun memutuskan untuk memberikan sesuatu kepada guru berusia 50 tahun itu sebagai bentuk apresiasi.

Pada hari Senin (12/8/19), para murid telah menanti kedatangan sang guru saat memasuki ruang kelas dan memulai pembelajaran.

Ketika sang guru akan memulai pelajaran, seorang siswa dengan bercanda menginterupsi dengan mengatakan, "Pak, sebelum Anda mulai, kami memiliki hadiah untuk Anda."

Sang guru kemudian diberi sebuah kotak yang diikat manis dengan pita sementara para siswa bersorak dan bertepuk tangan. Dia tampak terkejut dan ragu-ragu untuk membuka kotak itu.

Ia mungkin berpikir akan mendapat prank dari murid-muridnya, entah kodok atau kecoak di dalamnya.

Namun saat dibuka, ia tampak menatap hadiah sepatu itu dengan tatapan tak percaya sambil bertanya, "Kenapa kalian sampai mengeluarkan uang?"

Salah satu murid pun menjawab bahwa mereka menyumbangkan uang masing-masing untuk membeli sepatu tersebut karena mereka mencintainya.

"Ini hanyalah hadiah kecil dibandingkan dengan apa yang telah Anda lakukan untuk membantu kami," ujar mereka.

Sang guru kemudian merasa tersentuh dengan pemberian dari murid-muridnya tersebut, sampai meneteskan air mata haru.

Sang guru lalu menjelaskan bahwa dia nggak mengharapkan apa-apa dari murid-muridnya, karena dia hanya ingin membagikan ilmu dengan murid-muridnya.

Para murid membalasnya dengan mengatakan, "Tapi Pak, sebelum kami pergi, kami ingin memastikan bahwa kami juga memberikan sesuatu kepadamu yang akan membuatmu bahagia."

Ada yang ngiris bawang nih ya kayaknya? Mata jadi berair gini.

 

Artikel Asli