Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Kompas.com Dipublikasikan 05.00, 13/11/2019 • Kontributor Polewali, Junaedi
Shutterstock
Ilustrasi Indonesia, bendera merah putih (Shutterstock)

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Untuk kedua kalinya, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar kembali jadi viral di media sosial lantaran tertukar saat membaca sila Pancasila saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Minggu (10/11/2019).

Kesalahan serupa juga pernah dilakukan Gubernur Sulbar saat membacakan teks Pancasila pada Peringatan Sumpah Pemuda di kantor Gubernur Sulbar, 2017 lalu.

Sejumlah warganet dan orang dekat gubernur membela dan menganggap hal tersebut manusiawi.

Namun, tak sedikit warganet menilai hal tersebut sebagai sebuah ketidakpantasan pejabat negara, apalagi ini sudah berulang kali terjadi.

Dalam video amatir berdurasi 1.41 menit itu Gubernur Sulbar tampak salah baca teks Pancasila yang ia pegang di depannya.

Kali ini, sila kedua yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, tertukar dengan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia.

Dari para peserta upacara yang sebagian besar sudah hapal teks Pancasila di luar kepala tersebut, terdengar suara mendua.

Sebagian peserta tetap membaca sila kedua dengan bunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” sesuai teks asli Pancasila.

Sementara, peserta lainnya ikut latah membacakan sila kedua Pancasila dengan bunyi “Persatuan Indonesia” mengikuti sang gubernur.

Meski gubernur tampak menganulir dan memperbaiki kembali urutan sila Pancasila yang salah baca di depan publik, namun video salah baca teks Pancasila untuk kedua kalinya tersebut kini kembali jadi viral di media sosial.

Warganet menghujat dan menganggap salah baca teks Pancasila untuk kesekian kalinya dari mantan bupati Polewali Mandar dua periode tersebut sebagai sesuatu yang tidak lumrah dan seharusnya tidak terjadi berulang kali.

Alasannya, sang gubernur bukan menghapal, melainkan membacakan teks Pancasila yang berada di tangannya sendiri.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris yang dihubungi Selasa (12/11/2019) siang membenarkan jika  Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar memang salah baca.

Alasannya, gubernur tidak pakai kacamata dan lompat dari sila kedua ke sila ketiga, tapi akhirnya diulangi dan dibetulkan kembali oleh gubernur.

Kedua kali

Kesalahan serupa juga terjadi pada 2017 lalu.

Saat itu, gubernur yang menjadi Inspektur Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017, salah baca teks Pancasila.

Sila kedua Pancasila ditukar dengan sila kelima Pancasila menjadi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Dalam sekejap, kasus gubernur salah baca teks Pancasila itu menjadi viral di media sosial.

Tak sedikit warganet yang mem-bully gubernur yang salah baca teks Pancasila di tangannya.

Kasus salah baca teks Pancasila ini makin mengundang kritik keras setelah gubernur membuat "kesalahan" dalam acara dialog salah satu organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Polewali Mandar, dua pekan setelah videonya viral.

Meski gubernur secara terbuka mengakui kesalahannya dan minta maaf di depan publik, namun tambahan penjelasan kronologis sampai ia salah baca teks Pancasila tersebut justru menuai kritikan.

Gara-gara gubernur salah baca teks Pancasila, ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa memprotes Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di kantor DPRD  Sulbar.  

Penulis: Kontributor Polewali, Junaedi

Editor: Khairina

Artikel Asli