Greg Nwokolo Jadi Bahan Olok-olok Saat Seleksi di Liga Portugal

Bolalob Diupdate 07.55, 08/07 • Dipublikasikan 09.00, 08/07 • Kukuh Wahyudi

Tak ada yang meragukan lagi jiwa petualangGreg Nwokolo. Pemain Madura United itu telah merasakan atsmosfer beberapa liga di Asia Tenggara hingga Eropa.

Ia pun punya pengalaman tak menyenangkan saat menapaki karier di Eropa bersama Olhanense, klub Portugal. Saat menjalani seleksi di sana, ia ditertawakan karena berasal dari Liga Indonesia.

"Saya sempat 2009 main di Eropa. Saya main di Portugal. Habis 2008 saya pergi ke Portugal buat seleksi. Satu klub dengan Paulo Sergio (Bali United)," tutur Greg dalam channel Youtube Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah, Hanif & Rendy Show.

"Begitu saya masuk di situ, pelatihnya tanya 'Kamu dari mana?' 'Indonesia.' 'Ha? Kamu pikir kami main-main di sini? Ada sepak bola di Indonesia?'. Dia meremehkan, begitu pula semua pemain dan Paulo Sergio juga," ujar Greg lagi.

Saat itu Greg diberi waktu seleksi selama tiga hari. Tapi, ia tak butuh waktu lama untuk memikat pelatih dan manajemen klub.

"Hari latihan pertama pelatih langsung panggil manajemen. Manajemen lihat lagi sore dan mereka langsung buat emergency uji coba besoknya," ucap pemain naturalisasi asal Nigeria itu.

"Uji coba good, kami nego dan tanda tangan kontrak. Saya dapat kontrak tiga tahun plus satu," tuturnya melanjutkan.

Namun, sepak terjangnya di Portugal ternyata berdurasi singkat. Greg mengaku tak betah sehingga ingin balik lagi ke Indonesia. Terlebih lagi ada klub yang siap menjadi pelabuhannya, yaitu Persija.

"Setelah enam bulan di sana saya mulai stres. Saya kangen Indonesia. Saya tak bisa ikuti lifetyle sana. Dingin, saya tidak bisa dingin dan hidup di sana beda," katanya.

"Lalu Pak Haryanto Badjuri, dia masih pegang Persija. Dia suruh saya pulang. Saya bicara baik-baik dengan manajemen dan pamit," ujar Greg.